Berita

Wiranto/Net

Politik

RUU KPK

Wiranto: Koordinasi Lembaga Penting Demi Standarisasi Penyidik KPK

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2019 | 00:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Revisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah disahkan DPR baik untuk penguatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Setidaknya hal itu yang coba dipastikan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto dalam jumpa pers di Media Center Kemenko Polhukam, Kamis (19/9).

Salah satu yang menguatkan KPK, kata Wiranto dalah bunyi pasal 43A yang mengatur tentang koordinasi dengan lembaga lain.


Menurutnya, koordinasi itu seperti melaksanakan diklat pelatihan penyelidikan. Dengan adanya diklat pelatihan, penyelidikan ini tentu akan memberikan standarisasi profesionalitas dalam penegakan hukum, agar menjadi lebih baik.

"Ini semua sebagai upaya penguatan. Kalau dilaksanakan, aparat penegakan hukum mempunyai standar yang sama," kata mantan ketua umum Hanura itu.

Wiranto mengaku senang jika penyidik mempunyai standar yang sama. Sebab hanya dengan begitu, kecurigaan publik tentang penyidikan KPK bisa dihilangkan.

"Kalau orang menyatakan penyidik KPK itu nggak becus, itu (nanti) salah karena ada standarisasi," imbuh Wiranto.

"Jadi saya kira ini satu hal yang positif dan harus diapresiasi. Jangan kemudian malah mencemooh atau disebut pelemahan,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya