Berita

Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily/RMOL

Politik

Cerita Ace Hasan Tentang Airlangga Hartarto Yang Lihai Kelola Faksi Internal Golkar

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 | 22:33 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Golkar menjadi partai politik yang kuat sejak dipimpin Airlangga Hartarto karena bisa mengelola faksi yang terjadi di internal Golkar.

Hal itu diceritakan Ketua DPP Partai Golkar, TB Ace Hasan Syadzily. Ia mengaku sejak kepemimpinan Jusuf Kalla, Abu Rizal Bakrie dan Setya Novanto, sosok Airlangga Hartarto yang mampu mengelola berbagai faksi.

"Satu hal yang menjadi kekuatan Partai Golkar bagaimana mengelola faksionalisasi yang ada. Faksi dalam arti potensi-potensi politik yang ada di Partai Golkar. Nah menurut saya kemampuan Pak Airlangga, bagaimana dia mengelola berbagai potensi faksi partai berlangsung dengan baik," ucap TB Ace Hasan Syadzily saat diskusi Membongkar Hitam Putih Golkar di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (19/9).


Kekuatan Partai Golkar kata Ace, masih dipegang kuat oleh Airlangga karena bisa mengakomodasi berbagai kepentingan yang ada di Golkar.

"Kan kita tahu banyak sekali berbagai kepentingan Partai Golkar ini dan Pak Airlangga saya kira berhasil mengakomodasi itu dengan baik, lalu itu menjadi modal untuk kemudian memenangkan Pemilu 2019," katanya.

Ace menjelaskan Airlangga mampu mengelola berbagai dinamika kepentingan di Golkar karena Menteri Perindustrian itu seseorang yang memiliki latarbelakang pendidikan yang mumpuni dan mampu mengelola Partai dengan baik.

"Kenapa dia begitu? Menurut saya karena latar belakangnya. Dia adalah seorang teknokrat, berlatar belakang pendidikan yang mumpuni. Dan Itulah juga watak Partai Golkar yaitu ideologi kekaryaan. Nah menurut saya Pak Airlangga figur yang sangat tepat. Dia adalah seorang teknokrat tapi dia juga dibesarkan tradisi politik yang cukup kuat. Ayahnya kita lihat adalah mantan birokrat besar di orde baru dan seorang industrian," ungkapnya.

"Dan sekarang dia memimpin. Dia memiliki kemampuan mengenginering partai dimanfaatkan dengan baik dengan memanfaatkan potensi-potensi yang ada. Kemampuan pemimpin itu, dia mengelola faksi di internal dengan baik," tambahnya.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya