Berita

Lukmanul Hakim/Net

Politik

MUI Ingin Label Halal Eksplisit Tertera Di Permendag Daging Impor

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 | 02:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) 29/2019 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Hewan dan Produk Hewan menuai kontroversi di publik.

Pasalnya, permen itu tidak eksplisit menyebut kewajiban label halal bagi produk hewan impor yang masuk ke dalam negeri.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun memuji langkah Kemendag yang akan merevisi permen tersebut. Menurut Ketua MUI Bidang Pemberdayaan Ekonomi Umat Lukmanul Hakim revisi penting dilakukan agar tidak terjadi multitafsir dalam permen.


Menurutnya, alasan Kemendag yang menyebut aturan impor wajib halal sudah diatur di permentan belum cukup. Lukmanul menyarankan agar Kemendag memasukkan secara eksplisit syarat halal dalam impor hewan dan produk turunannya dalam revisi Permen 29/2019.

“Peraturan itu tidak berdiri sendiri, memang benar izin prinsip dari Kementan terkait impor produk hewan dan turunannya harus aman, sehat, utuh dan halal, atau konsep ASUH. Tapi Permendag harus tetap sejalan dengan itu dan ditegaskan unsur halal di situ," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Senin (16/9).

Senada dengan itu, anggota Komisi VI DPR Abdul Aziz juga mendesak agar permen yang dikeluarkan para menteri harus sejalan dengan UU.

Dalam hal impor, kata dia, ada UU Produk Halal yang sudah menjamin berbagai barang yang masuk ke tanah air.

“Apapun untuk dikonsumsi adalah produk halal. Jadi permennya harus sesuai dengan UU,” pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya