Berita

Donald Trump siap siagakan pasukan untuk antisipasi serangan terhadap fasilitas minyak milik Arab Saudi/Net

Dunia

Fasilitas Minyak Arab Saudi Diserang, AS Langsung Siap Siaga

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 | 17:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan AS tengah bersiap siaga terhadap kemungkinan serangan lanjutan terhadap fasilitas minyak milik Arab Saudi. Hal tersebut Trump sampaikan dalam akun Twitternya, Minggu (15/9).

"Ada alasan untuk percaya bahwa kita tahu pelakunya, bersiap siaga tergantung pada verifikasi. Kami menunggu Kerajaan (Arab Saudi) untuk mengatakan siapa yang mereka percaya melakukan serangan ini dan dengan ketentuan apa kita akan melanjutkan," tulis Trump seperti yang dikutip oleh Channel News Asia.

Selain itu, Trump juga mengizinkan penggunaan cadangan minyak darurat AS untuk memastikan pasokan setelah serangan tetap stabil.


Pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengatakan kepada wartawan bahwa bukti serangan mengindikasikan Iran sebagai dalangnya. Bukan kelompok pemberontak Yaman, Houthi, yang telah mengklaim serangan tersebut. Pompeo mengungkapkan, tidak ada bukti bahwa Houthi melakukan serangan tersebut.

Merespons hal tersebut, Jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi dengan tegas menolak tuduhan itu. Dia menegaskan, serangan tersebut "tidak ada gunanya" bagi Iran.

Meski demikian, Komandan Pengawal Revolusi, Amirali Hajizadeh memperingatkan bahwa Iran siap untuk melakukan perang.

"Semua pangkalan Amerika dan kapal induk mereka dalam jarak hingga 2 ribu km di sekitar Iran berada dalam jangkauan kami," ujar Hajizadeh memberi sedikit ancaman.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Setengah Logistik Indonesia Bertumpu di Tanjung Priok

Selasa, 14 April 2026 | 05:58

Dana asing ke NGO Rawan jadi Alat Kepentingan Global

Selasa, 14 April 2026 | 05:46

Mantan Pj Bupati Tapteng Jabat Kajati Sultra

Selasa, 14 April 2026 | 05:23

BGN Luruskan Info Beredar soal Pengadaan Barang Operasional MBG

Selasa, 14 April 2026 | 04:59

Ke Mana Arah KDKMP?

Selasa, 14 April 2026 | 04:30

Anak Asuh Kurniawan DY Sukses Bungkam Timor Leste 4-0

Selasa, 14 April 2026 | 04:15

Komisi XIII DPR: LPSK Resmi jadi Lembaga Negara

Selasa, 14 April 2026 | 03:53

Pentagon Ungkap Isi Pertemuan Menhan RI dan Menteri Perang AS soal Kemitraan

Selasa, 14 April 2026 | 03:35

Ganggu Iklim Usaha, Wacana Penghentian Restitusi Pajak Perlu Ditinjau Kembali

Selasa, 14 April 2026 | 03:15

Mantan Dirdik Jampidsus Kejagung Jabat Kajati Jatim, Ini Profilnya

Selasa, 14 April 2026 | 02:45

Selengkapnya