Berita

Refly Harun/Net

Politik

RUU KPK

Refly Harun: Tidak Ada Lembaga Yang Tidak Bisa Diawasi!

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 | 04:20 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Revisi UU 20/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi terus menuai kontroversi. Ada yang mendukung, tidak sedikit juga yang menolak.

Salah satu poin dari RUU tersebut adalah pembentukan dewan pengawas. Dewan ini nantinya akan bertindak mengawasi KPK agar tidak salah arah dalam menjalankan tugas.

Namun demikian, pakar hukum tata negara Refly Harun menilai ide tersebut mengada-ada.


“Seolah-olah KPK tidak dapat diawasi tanpa dewan pengawas,” ujarnya dalam akun Twitter pribadi, Minggu (15/9).

Refly meminta publik untuk bisa membedakan antara pengawasan dengan pembentukan dewan pengawas. Pasalnya, hingga saat ini tidak ada satupun lembaga negara yang tidak dalam pengawasan, termasuk KPK.

“Tidak ada lembaga yang tidak bisa diawasi,” tegasnya.

Dia kemudian menguraikan bahwa KPK dalam bekerja mendapat pengawasan ketat dari rakyat, DPR, DPD, komisi etik, dan BPK.

“Termasuk, praperadilan sampai pengadilan tipikor adalah “pengawas” KPK dalam porsi dan kewenangan masing-masing,” pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya