Berita

Sebagian pendemo di depan Gedung KPK ternyata tak tahu maksud kedatangan mereka/RMOL

Politik

Demo Dukung Revisi UU KPK, Pengunjuk Rasa Tak Tahu Apa Yang Didemo

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 | 21:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ada momen menarik saat aksi unjuk rasa dari kelompok yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Indonesia Antikorupsi berlangsung di depan Gedung KPK, Sabtu (14/9). Para pendemo yang didominasi oleh pemuda tanggung, ibu-ibu, hingga anak kecil ini justru acuh dengan aksi yang mereka ikuti.

Padahal, sejumlah pendemo lain yang mendukung Revisi UU KPK ini melakukan aksi pembakaran spanduk saat berunjuk rasa.

Namun, sebagian dari mereka seolah tak peduli dengan teriakan orator dengan nada menggebu-gebu mendukung revisi UU KPK.


Akhirnya terungkap kalau sikap acuh dari sebagian pendemo itu karena mereka tak mengetahui maksud dan tujuan aksi yang diikuti. Hal ini diketahui Kantor Berita Politik RMOL saat coba menggali informasi dari seorang peserta demo yang enggan disebutkan namanya.

"Enggak tau (demonstrasinya), cuma ikut saja," kata pria tersebut saat ditanya di depan Gedung KPK, Sabtu (14/9).

Dia hanya mengaku berasal dari Manggarai, Jakarta. Ikut demo bersama sejumlah warga lainnya.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, beberapa kali pendemo dengan jumlah massa berbeda silih berganti datang ke depan Gedung KPK dengan tuntutan yang sama: Lanjutkan revisi UU KPK.  

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya