Berita

Presiden Iran Hassan Rouhani, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Rusia, Iran, dan Turki Adakan Pertemuan Trilateral Bahas Suriah

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 | 17:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia, Iran, dan Turki akan melakukan pertemuan trilateral pada Senin (16/9) di Ankara, Turki. Pertemuan ini bertujuan untuk menindaklanjuti perkembangan Idlib dan beberapa isu keamanan lainnya.

"Ini bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan Suriah, terutama di Idlib. Untuk mengakhiri lingkungan konflik, menyediakan kondisi yang diperlukan untuk pemulangan sukarela para pengungsi, dan untuk berkonsultasi mengenai langkah-langkah bersama yang akan diambil di masa depan dalam rangka membangun sebuah solusi politik permanen," beber Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan seperti dilansir oleh Yenisafak.

Sebelumnya, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ketiga negara ini pernah dilakukan di Astana, Kazakhstan pada Januari 2017. Dalam KTT  tersebut terdapat 13 putaran pembicaraan untuk mengakhiri konflik Suriah.


Beberapa waktu lalu, diketahui Turki dan Rusia sudah sepakat untuk mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi, di mana semua pihak dilarang melakukan tindakan agresi.

Namun, rezim Suriah dan sekutu-sekutunya secara konsisten melanggar ketentuan-ketentuan gencatan senjata sepihak ini dengan melancarkan berbagai serangan ke lawan mereka.

Saat ini, zona de-eskalasi atau zona aman dihuni oleh sekitar 4 juta warga sipil. Termasuk ratusan ribu orang yang terlantar akibat perang di negara tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Setengah Logistik Indonesia Bertumpu di Tanjung Priok

Selasa, 14 April 2026 | 05:58

Dana asing ke NGO Rawan jadi Alat Kepentingan Global

Selasa, 14 April 2026 | 05:46

Mantan Pj Bupati Tapteng Jabat Kajati Sultra

Selasa, 14 April 2026 | 05:23

BGN Luruskan Info Beredar soal Pengadaan Barang Operasional MBG

Selasa, 14 April 2026 | 04:59

Ke Mana Arah KDKMP?

Selasa, 14 April 2026 | 04:30

Anak Asuh Kurniawan DY Sukses Bungkam Timor Leste 4-0

Selasa, 14 April 2026 | 04:15

Komisi XIII DPR: LPSK Resmi jadi Lembaga Negara

Selasa, 14 April 2026 | 03:53

Pentagon Ungkap Isi Pertemuan Menhan RI dan Menteri Perang AS soal Kemitraan

Selasa, 14 April 2026 | 03:35

Ganggu Iklim Usaha, Wacana Penghentian Restitusi Pajak Perlu Ditinjau Kembali

Selasa, 14 April 2026 | 03:15

Mantan Dirdik Jampidsus Kejagung Jabat Kajati Jatim, Ini Profilnya

Selasa, 14 April 2026 | 02:45

Selengkapnya