Berita

KPK kembali didemo massa pendukung revisi UU KPK/RMOL

Politik

Gedung KPK Kembali Digeruduk Pendemo, Tetap Dukung Jokowi Untuk Revisi UU KPK

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 | 16:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali digeruduk oleh ratusan orang pengunjuk rasa. Kali ini, rombongan yang datang mengatasnamakan diri Aliansi Rakyat Lawan Korupsi. Mereka mendesak Pegawai KPK dibubarkan dan mendukung revisi UU Nomor 30/2002 tentang KPK.

Setiba di depan Gedung Merah Putih, mereka membentangkan spanduk bertuliskan "Dukung Presiden Jokowi Revisi UU KPK" dan "Bubarkan Wadah Pegawai KPK".

Ratusan massa ini terdiri dari pemuda, pemudi, ibu-ibu, hingga anak kecil. Mereka berteriak mendukung Revisi UU KPK.


"Dukung Revisi UU KPK," teriak salah seorang orator dari atas mobil komando. Diikuti oleh massa aksi di halaman depan Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (14/9).

Sebelum para pengunjuk rasa berdatangan, ratusan aparat kepolisan sudah berjaga-jaga. Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, sebanyak tiga mobil water canon terparkir di depan Gedung KPK.

Tak hanya itu, aparat kepolisian bersenjata laras panjang pun disiagakan mengawal aksi kali ini.

Hingga berita ini diturunkan, aksi demonstrasi masih berlangsung.

Sekadar informasi, pada Jumat (13/9) kemarin sekelompok orang yang mengatasnamakan diri Aliansi Mahasiswa Pemuda NKRI melakukan aksi serupa dan berujung bentrok.

Para pendemo ini membakar karangan bunga di depan gedung KPK yang memang terpampang sejak beberapa waktu lalu. Mereka pun sempat melempari batu ke arah gedung lembaga antirasuah ini.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya