Berita

Foto:Net

Dunia

Setelah Trump Kecewa, Erdogan Ingin Beli Rudal Buatan AS

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 | 09:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah mengecewakan AS dengan memberli S-400 buatan Rusia, Turki berencana untuk membeli rudal buatan AS. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan akan membahas pembelian rudal buatan Amerika Serikat dengan Presiden Donald Trump pada bulan ini.

Dalam wawancaranya bersama Reuters, Jumat (13/9), Erdogan mengungkapkan dirinya telah membahas pembelian rudat Patriot buatan AS dengan Trump via telepon pada dua pekan lalu, dan akan menindaklanjuti pembicaraan tersebut ketika keduanya bertemu di Majelis Umum PBB yang dibuka pekan depan.

Padahal sebelumnya, Turki telah mengecewakan AS dengan membeli sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia. Alhasil, AS mengecam tindakan tersebut dengan menarik F-35 dari kesepakatan AS dan Turki dan berencana untuk mengenakan sanksi pada Turki.


"Saya bilang apa pun paket S-400 yang kami dapatkan, kami dapat membeli sejumlah Patriot dari Anda," ujar Erdogan

Dengan terjalinnya kesepakatan industri pertahanan kedua negara, Erdogan berharap Trump dapat mencegah Departemen Keuangan AS menjatuhkan denda besar pada Hilkbank milik Turki.

"Menurut pendapat saya, negara seperti AS tidak akan ingin melukai sekutunya, Turki. Ini bukan perilaku rasional," ujarnya.

Berbanding terbalik dengan pernyataan Erdogan, Departemen Luar Negeri AS menyatakan tawaran untuk menjual sistem pertahanan rudal Patriot Raytheon ke Turki telah berakhir.

Selain pembelian S-400, keretakan hubungan Turki dan AS juga diperngaruhi sejumlah masalah, termasuk strategi yang saling bertentangan di Suriah dan pendekatan administrasi Trump terhadap Iran.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya