Berita

Jumpa pers di KPK/RMOL

Politik

RUU KPK

Laode: Pak Jokowi, Tolong Pimpinan KPK Juga Dimintai Pendapat

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 | 01:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Preisden Joko Widodo telah meneken surat presiden (surpres) yang berisi perintah kepada pembantunya untuk membahas revisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Namun demikian, Jokowi mengaku belum mengetahui materi dari revisi tersebut.

Menanggapi hal itu, pimpinan KPK meminta Jokowi untuk tidak tergesa-gesa memberi persetujuan pada RUU KPK. Wakil Ketua KPK Laode M Syarif bahkan mendesak Jokowi untuk melibatkan pimpinan KPK dalam membahas RUU tersebut.

“Kita sangat berharap kepada pimpinan tertinggi di Indonesia (Jokowi) ya kami diminta jugalah pendapat, agar bisa menjelaskan kepada publik dan pegawai di KPK," katanya dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (13/9).


Mayoritas komisioner KPK telah menyerahkan mandat mereka kepada Jokowi sebagai bentuk penolakan terhadap RUU KPK dan hasil seleksi pimpinan.

Namun begitu, Laode memastikan kerja pemberantasan korupsi tidak berhenti. Hanya saja, KPK menunggu perintah langsung dari presiden sebelum bergerak.

"Kami serahkan tanggung jawabnya dan kami akan tetap akan menjalankan tugas. Tapi kami menunggu perintah dari presiden," tandasnya.

Jumpa pers ini turut dihadiri Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Hanya saja, Saut telah menyatakan mundur dari KPK dan kehadirannya dalam jumpa pers merupakan perwakilan dari masyarakat sipil.

"Saya hari ini bukan kembali ya. Tapi berkunjung, " demikian Saut.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya