Berita

Xi Jinping, Kim Jong Un, dan Donald Trump/Net

Dunia

China Minta AS Melunak Agar Bisa Berdialog Dengan Korut

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 | 16:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China mendesak Amerika Serikat (AS) untuk melakukan pendekatan yang lebih kondusif dengan Korea Utara (Korut). Utamanya mengenai keinginan Korut untuk melanjutkan pembicaraan denuklirisasi.

China juga meminta Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) untuk mempertimbangkan kembali sanksi yang dikenakan pada Korut, Kamis (12/9).

"Kami berharap bahwa pihak AS dapat mengambil langkah-langkah praktis dalam hal ini dan melakukan upaya untuk meringankan situasi dan mempromosikan dialog," ujar Menteri Luar Negeri China, Wang Yi yang menyambut rencana kelanjutan dialog Korut dan AS seperti yang dimuat oleh Reuters.


Wang mengatakan, China mengapresiasi berbagai insiasi positif yang dilakukan Korut untuk melakukan pembicaraan selama setahun terakhir.

Lebih lanjut, menurut Wang, pembicaraan deknulirisasi Korut dan AS hanya akan mendapatkan kemajuan bila masing-masing pihak fokus dan memperhatikan keinginan satu sama lain.

Selain itu, Wang juga berharap Dewan Keamanan PBB mempertimbangkan resolusinya untuk membantu Korut meringankan kesullitan ekonomi dan mata pencaharian akibat sanksi.

Meski demikian, Wang tidak menyinggung uji coba rudal yang dilakukan Korut baru-baru ini. 

Pada Senin (9/9), Korut mengatakan pihaknya bersedia untuk memulai kembali perundingan nuklir dengan AS pada akhir September.

Namun, Korut mengaku pihaknya tidak segan-segan untuk mengakhiri kesepakatan, apabila AS mengambil pendekatan baru.

Pengumuman Korut kemudian ditambah dengan peluncuran rudal jarak pendek baru ke arah timur berselang beberapa jam setelah pengumuman.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya