Berita

Forum Santri Indonesia menggelar aksi damai/Ist

Politik

Forum Santri Indonesia Yakin RUU Justru Perkuat KPK

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 | 03:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Revisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi penting untuk dilakukan demi perbaikan di tubuh KPK. Melalui revisi, KPK bisa bekerja dengan lebih baik dalam memberantas korupsi di negeri ini.

Dasar itu yang membuat ratusan masyarakat dari Forum Santri Indonesia menggelar aksi damai di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/9).

Dengan mayoritas mengenakan atribut santri, mulai dari sarung, baju koko, dan peci, mereka menyuarakan dukungan pada DPR untuk merevisi UU yang tidak pernah diubah sejak 17 tahun lalu itu.


Koordinator aksi, Sufriadi menguraikan revisi UU KPK perlu dilakukan untuk memasukkan poin instrumen pengawasan terhadap sepak terjang KPK.

“Termasuk untuk mendorong KPK menjadi lebih baik, profesional, serta memperkuat lembaga antirasuah tersebut," ujarnya saat berorasi.

Sufriadi kemudian menyoroti wacana pembentukan dewan pengawas KPK dalam RUU tersebut. Menurutnya, pengawasan itu penting bagi lembaga superbody agar mendapatkan evaluasi dan pembenahan.

Tanpa pengawasan, sambungnya, maka KPK yang memiliki kewenangan besar bisa bekerja semena-mena.

“Oleh sebab itu, sangat diperlukan dewan pengawas guna memberikan pengawasan terhadap penyadapan sebagai langkah pencegahan dan mengurangi potensi penyalahgunaan kekuasaan," tuturnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya