Berita

Aksi di Konsulat AS di Hong Kong pada 9 September lalu/Net

Dunia

Mogok Saat 9/11, Cara Aktivis Hong Kong Bungkam Media China

RABU, 11 SEPTEMBER 2019 | 15:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aktivis Hong Kong membatalkan rencana aksi unjuk rasa pada hari ini, Rabu (11/9). Mereka mogok aksi untuk memperingati serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat.

Pembatalan aksi sekaligus menjadi jawaban para aktivis anti pemerintah yang mengecam laporan surat kabar pemerintah China bahwa akan ada "teror berskala besar" di Hong Kong.

"Orang-orang fanatik anti-pemerintah sedang merencanakan serangan teror besar-besaran, termasuk dengan meledakkan pipa gas pada 11 September," tulis China Daily edisi Hong Kong di halaman Facebooknya seperti yang dikutip oleh Reuters.


China Daily bahkan menyertakan gambar serangan di menara kembar WTC, New York di samping tulisan tersebut.

Tulisan surat kabar pemerintah China tersebut juga memberikan informasi bahwa serangan 9/11 menjadi pendorong serangan yang akan dilakukan oleh aktivis Hong Kong. China Daily berdalih bahwa informasi tersebut mereka dapatkan dari ruang obrolan online para aktivis Hong Kong yang bocor.

Merespons hal ini, aktivis Hong Kong mengecam surat kabar tersebut. Menurut mereka, media pemerintah China tidak pernah peduli dengan kredibilitas informasi, ketika mereka mengklaim mendapatkan kabar dari media sosial atau kerabatnya, mereka akan segera menyebarkannya.

"Kami bahkan tidak perlu melakukan pengecekan fakta untuk mengetahui bahwa ini adalah berita palsu," kata seorang pengunjuk rasa, Michael yang geram dengan aksi China Daily

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya