Berita

Sejumlah tokoh agama konferensi pers soal kegiatan musyawarah nasional antartokoh/RmOl

Nusantara

Tokoh Agama Harus Tampil Serbaguna Untuk Pertahankan Kedamaian

RABU, 11 SEPTEMBER 2019 | 03:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebanyak 250 peserta akan mengikuti Musyawarah Nasional antartokoh beragama yang akan digelar Rabu (11/9), di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat.

Profesor Syafiq Mughni yang ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai utusan dialog dan kerja sama antaragama serta peradaban tersebut mengatakan, acara ini bertujuan membangun budaya damai di tengah masyarakat.

"Kita harap budaya damai itu yang berkelanjutan, artinya yang tahan lama tidak cepat lunglai," kata dia saat melakukan konferensi pers di Cikini, Jakarta, Selasa (10/9).


Salah satu cara mempertahankan kedamaian yaitu melalui nilai-nilai keagamaan. Dengan spirit itu diharapkan akan berdampak luas kepada kesatuan negara Indonesia.

"Dalam meningkatkan budaya damai itu kita juga membuat strategi melalui sosial ekonomi, lingkungan, dan juga pendidikan," jelas Syafiq.

Tokoh agama harus tampil dalam memperbaiki persoalan yang melanda.
Misalnya dalam ranah pendidikan, tokoh agama harus menanamkan cinta perdamaian dan kemanusiaan. Oleh karenanya, ia berpandangan kurikulum pendidikan saat ini juga harus disesuaikan dengan perkembangan yang ada.

Pun demikian dalam urusan ekonomi. Baginya, para tokoh harus bahu-membahu membantu meningkatkan ekonomi. "Sebab peningkatan ekonomi untuk menyejahterakan masyarakat tidak ada batas akhirnya," pungkasnya.

Nantinya, acara musyawarah nasional ini akan dilangsungkan dari tanggal 11 sampai 14 September 2019 dan direncanakan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo beserta Wapres Jusuf Kalla.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya