Berita

Pakistan India/Net

Dunia

Pakistan Tolak Izin Terbang Presiden India Lewati Wilayah Udaranya

MINGGU, 08 SEPTEMBER 2019 | 18:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pakistan menolak izin terbang India untuk melalui wilayah udaranya pada Sabtu (7/9). Padahal diketahui izin terbang tersebut dilakukan untuk Presiden India, Ram Nath Kovind yang akan melakukan perjalanan ke Islandia.

"Presiden India telah meminta izin untuk menggunakan wilayah udara Paskitan untuk melakukan perjalanan ke Islandia. Tetapi kami memutuskan untuk tidak mengizinkannya," ujar Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mehmood Qureshi seperti yang dilansir oleh Channel News Asia.

Lebih lanjut, Qureshi menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil sehubungan dengan perilaku India terhadap Kashmir akhir-akhir ini.


Menanggapi keputusan Pakistan, Jurubicara Pemerintah India, Raveesh Kumar menyesali keputusan tersebut seraya mengatakan bahwa izin terbang VVIP sebaiknya diberikan secara normal.
.
"Kami menyerukan Pakistan untuk mengakui kesia-siaan tindakan sepihak seperti itu," ujar Kumar.

Sebelumnya pada Februari lalu, Pakistan telah menutup wilayah udaranya untuk lalu lintas penerbangan India setelah adanya serangan bom bunuh diri yang menewaskan puluhan tentara India di kashmir. Akibatnya banyak rute internasional yang terganggu karena keputusan sepihak ini.

Namun pada Juli, Pakistan membuka kembali akses tersebut untuk India seiring dengan membuka pembicaraan kedua negara. Sayangnya, setelah India mencabut otonomi khusus Kashmir, hubungan kedua negara kembali memburuk.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya