Berita

Mahfud MD/Net

Politik

Aneh Jika Presiden Setuju RUU KPK Dibahas DPR Sekarang

MINGGU, 08 SEPTEMBER 2019 | 08:12 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Seluruh fraksi di DPR telah sepakat untuk melakukan revisi UU 30/2002 tentang KPK. Dalam rapat paripurna yang digelar 5 September lalu, RUU KPK disepakati jadi sebagai usul inisiatif DPR.

Namun demikian, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD meminta Presiden Joko Widodo untuk cermat dalam memberi persetujuan atas usulan DPR tersebut.

Presiden juga harus mempertimbangkan masa amanah para anggota dewan yang akan berakhir dalam hitungan hari saja.


“Akan menjadi sangat aneh jika Presiden membuat surpres persetujuan pembahasan kepada DPR yang sekarang. DPR yang sekarang masa tugasnya tinggal 20 hari,” terangnya dalam akun Twitter pribadi, Sabtu (7/9).

Presiden Jokowi punya waktu 60 hari untuk memberi sikap. Selama rentan tersebut, mantan gubernur DKI Jakarta itu harus melakukan kajian mendalam dengan kementerian terkait.

“Tim dari kementerian harus mengkaji draft RUU dan menyiapkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM). Setelah itu baru surpres,” pungkasnya.

Sementara di satu sisi, Mahfud mengingatkan bahwa RUU yang akan dibahas harus lebih dulu masuk dalam program legislasi nasional (prolegnas). Di mana penetapan prolegnas baru akan dibahas pada akhir Oktober atau awal November.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya