Berita

Kebakaran hutan di Bolivia/Net

Dunia

Kebakaran Hutan Bolivia Hanguskan Lahan 1,7 Juta Hektar

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2019 | 20:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sama seperti Amazon, saat ini Bolivia juga tengah berusaha memadamkan api yang telah menyala sejak Mei lalu di hutan dan padang rumput negara tersebut. Sekitar 11 juta dolar AS telah dihabiskan untuk memadamkan kebakaran yang telah menghanguskan 1,7 juta hektar lahan ini.

"Dari kebakaran yang telah terjadi, 41 persen berada di kawasan lindung dan 30 persen di hutan," ujar Menteri Lingkungan Hidup untuk wilayah timur Santa Cruz, Cinthia Asin seperti yang dilansir oleh Associated Press, Kamis (5/9).

Lebih lanjut, Asin mengatakan bahwa selama awal September, sekitar 751 titik kebakaran baru muncul,sebagian besar di daerah hutan.Saat ini pemerintah Bolivia tengah tengah melanjutkan upaya memadamkan api.


Menteri Luar Negeri Bolivia, Diego Pary mengatakan, pemerintah telah menghabiskan 11 juta dolar AS untuk memadamkan api dan memiliki 2 juta dolar AS sebagai tambahan dari kerja sama internasional.

Untuk memadamkan api, sebuah helikopter supertanker Boeing 747 yang mampu membawa 75.000 liter air dan sekitar 4.000 petugas pemadam kebakaran dan personel militer dikerahkan.

Presiden Bolivia, Evo Morales mengumumkan pada Rabu (4/9) sebelumnya ia sedang mengharapkan kedatangan tiga helikopter berkapasitas 16.000 liter serta sebuah pesawat Rusia dengan kapasitas 50.000 liter untuk membantu pemadaman.

Sebelumnya, para aktivis lingkungan menyalahkan hukum yang diberlakukan Morales karena telah mendorong pembakaran hutan untuk memperluas produksi pertanian.

Pemerintah Bolivia baru-baru ini memberi wewenang kepada para petani untuk membakar 20 hektar yang diyakini berkontribusi dalam kebakaran di ribuan titik hutan. Sementara itu pemerintah sendiri menghubungkan api dengan cuaca kering dan angin.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya