Berita

Kapal tanker Adrian Dariya 1 masih jadi incaran Amerika Serikat/Net

Dunia

Demi Dapatkan Adrian Darya 1, AS Coba Suap Kapten Kapal Miliaran Rupiah

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2019 | 10:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat masih belum menyerah untuk mendapatkan kapal tanker milik Iran, Adrian Darya 1. Tak tanggung-tanggung, kapten kapal pun coba disuap, sekaligus diancam, agar mau mengikuti keinginan mereka.

Dilansir dari Al Jazeera yang mengutip Financial Times, seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS sekaligus Perwakilan Khusus AS untuk Iran, Brian Hook, diketahui telah mengirim surel pada Kapten Adrian Darya 1, Akhilesh Kumar.

Dalam surel tersebut, Hook menawakan Kumar beberapa juta dolar AS (miliaran rupiah) secara tunai dan jaminan hidup dengan nyaman apabila Kumar mau mengarahkan kapalnya ke negara yang membuat Iran mendapat sanksi, Suriah.


Atas upaya tersebut, Departemen Luar Negeri AS berdalih bahwa saat ini pihaknya tengah memperingatkan konsekuensi bagi siapa pun yang memberikan dukungan pada organisasi teroris asing, Rabu (4/9).

Sebelumnya, setelah dibebaskan oleh Mahkamah Agung Gibraltar, Adrian Darya 1 langsung jadi incaran AS. Bahkan Pemerintah AS telah membuat surat perintah penangkapan karena kapal tersebut diduga berafiliasi dengan organisasi teroris, Pengawal Revolusi Iran.

Upaya AS tersebut membuat Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif memberi komentar ejekan melalui Twitter yang menyebut langkah Hook sebagai sebuah upaya pemerasan.

"Setelah gagal melakukan pembajakan, AS justru memeras secara langsung," tulis Zarif pada Rabu (4/9) seraya menambah kutipan isi surel yang dikirim Hook "Kirimkan kami kapal minyak Iran dan terima beberapa juta dolar atau akan mendapat sanksi".

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya