Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

DPRD Bekasi: Jakarta Yes, Majalengka No

SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 | 16:47 WIB

Anggota DPRD Kota Bekasi setuju jika Kota Bekasi bergabung dengan DKI Jakarta. Namun hanya sebatas administrasi saja, otonomi daerahnya tidak termasuk.

"Pandangan saya pribadi dan juga sebagai ketua partai di Kota Bekasi dan saya sebagai DPRD Kota Bekasi dalam konteks penggabungan dengan DKI menurut saya sah-sah saja," kata anggota DPRD Kota Bekasi, Sholihin, seperti dikutip dari RMOLJabar, Senin (2/9).

Meski demikian, Sholihin dia tidak mau otonomi daerahnya menghilang. Dia setuju jika bergabung ke DKI sebatas administrasinya saja.


Sebab menurutnya jika nama Bekasi berubah menjadi Jakarta Tenggara dapat menghilangkan sejarah Bekasi itu sendiri.

"Karena Bekasi ini kan ada sejarahnya, apalagi ada tokoh pahlawan kita KH. Noer Ali, saya gak setuju dengan nama Jakarta Tenggaranya karena menghilangkan Bekasinya, sejarah akan hilang," ucapnya.

Pasalnya Gubernur saat ini sedang mewacanakan perpindahan ibu kota provinsi ke wilayah Majalengka.

"Kalau misalnya ibu kota ke Majalengka, ini terlalu jauh. Kalau kita deket dengan Jakarta hanya administrasinya saja yang bergabung, jangan otonomi daerahnya ikut digabungkan juga," tambahnya.
Laporan: Rivaldy

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya