Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Arab Saudi Serahkan Cek Rp 85 Miliar Untuk Santunan Korban ‘Crane’ Jatuh Dari Indonesia

SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 | 15:52 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Kerajaan Arab Saudi telah memberikan cek senilai 6,133 juta Dollar AS atau setara Rp 85,1 miliar sebagai santunan bagi jemaah haji yang menjadi korban dalam kecelakaan akibat crane yang jatuh di Masjidil Haram, Makkah, 11 September 2015 lalu.

Dilansir dari laman Setkab, Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, mengonfirmasi bahwa KBRI Riyadh pada akhir Agustus 2019 telah menerima cek santunan dari Khadimul Haramain as-Syarifain Raja Salman bin Abdulazis Al Saud untuk korban dan ahli waris korban kecelakaan tersebut.

“Penasihat hukum Deputi Konsuler Kementerian Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi Mohammad Alshammeri menyerahkan cek tersebut kepada Koordinator Perlindungan Warga KBRI Riyadh Radeh Ahmad Arie di Kantor Kementerian Luar Negeri Arab Saudi di Riyadh,” kata Dubes Agus.


Sebagaimana diketahui musibah jatuhnya crane yang terkena hempasan angin kencang itu mencapai 100 orang meninggal dunia, dan lebih dari 200 orang cedera, termasuk di antaranya jemaah haji asal Indonesia.

Pemerintah Arab Saudi memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal korban cacat sebesar 1 juta Riyal atau sekitar Rp 3,5 miliar. Sedang korban luka berat dan ringan mendapatkan santunan sebesar 500 ribu Riyal atau sekitar Rp 1,75 miliar.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya