Berita

Conselor Kedubes Maroko Mostafa Nakhloui (kedua dari kanan) menyerahkan plakat persahabatan kepada Ketua Umum Himami Dr. Ilyas Marwal disaksikan Sekjen Himami Husnul Amal Mas’ud (paling kanan) dan Presiden Sahabat Maroko Teguh Santosa, Minggu (1/9)./RMOL

Dunia

Melepas Mostafa Kembali, Tetapi Persahabatan Kita Akan Abadi

SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 | 07:00 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Namanya Mostafa Nakhloui. Sudah 15 tahun ia bertugas sebagai Counselour Kedutaan Besar Kerajaan Maroko untuk Republik Indonesia di Jakarta.

Setelah masa tugas yang cukup lama itu, pertengah September ini Mostafa akan kembali ke negaranya.

“Saya akan kembali, tetapi persahabatan kita akan tetap abadi,” ujar Mostafa dalam acara perpisahan di Pondok Pesantren Tahfidh Quran Nurani, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (1/9).


Acara perpisahan sekaligus merayakan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H itu diselenggarakan Himpunan Alumni Maroko di Indonesia (Himami).

Tampak hadir dalam acara itu Ketua Umum Himami DR. Ilyas Marwal yang juga pengasuh PP Tahfidh Quran Nurani, Sekjen Himami Husnul Amal Mas’ud, dan Ketua I Himami DR. Arip Rahman. Presiden Sahabat Maroko yang juga Kordinator Solidaritas Indonesia untuk Sahara (Soli Sahara) Teguh Santosa juga berkesempatan hadir.

Mostafa berperan besar di balik kelahiran Himami yang berdiri pada 2008 dan Sahabat Maroko yang berdiri dua tahun kemudian.

DR. Ilyas Marwal mengingat kunjungan pertama Mostafa ke pesantrennya beberapa tahun lalu.

“Saat itu pesantren ini belum seperti sekarang. Jumlah santri juga masih sedikit. Sidi Mostafa yang meyakinkan saya bahwa pesantren ini bisa tumbuh dan berkembang,” ujarnya dalam sambutan.

Ia juga masih mengingat salah satu pesan Mostafa yang mengibaratkan Indonesia dan Maroko bagai dua sayap seekor burung.

“Sidi Mostafa juga mengibaratkan Indonesia dan Maroko bagai dua sayap seekor burung yang bisa membawa dunia Islam terbang tinggi,” sambungnya.

Dalam acara itu, DR. Arip Rahman yang merupakan Dekan Fakultas Syariah Institut Agama Islam Tazkia membacakan sebuah puisi tentang perpisahan dalam bahasa Arab.


 
 

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Din Syamsuddin Nilai Serangan AS-Israel Bisa Porak-porandakan Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:14

Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Konflik Berkepanjangan

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:02

Iran Tutup Selat Hormuz, Lalu Lintas Minyak Global Terancam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:59

UI Tegaskan Demonstran yang Maki Polisi Bukan Mahasiswanya

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:41

AS-Israel Sama Sekali Tak Peka Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:33

KPK Pastikan Anggota Komisi V DPR Terseret Kasus DJKA

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:23

Harga BBM Pertamina 1 Maret 2026: Non-Subsidi Naik Serentak, Pertalite Stabil

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:40

Serangan Trump ke Iran Retakkan Integritas Demokrasi Amerika

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:17

Khamenei Meninggal Dunia, Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:07

Kritik PDIP soal MBG Bisa Dipahami sebagai Peran Penyeimbang

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:04

Selengkapnya