Berita

Kedubes Korsel gelar Teko Nang Jawa untuk mempromosikan budaya Korea di Indonesia/Istimewa

Nusantara

PWI Dukung Penuh Proyek Diplomasi Korsel Te Ko Nang Jawa

JUMAT, 30 AGUSTUS 2019 | 17:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mendukung penuh kegiatan yang diadakan Kedutaan Besar Republik Korea melalui proyek diplomasi publik bertajuk Teko Nang Jawa.

Kedutaan Besar Republik Korea akan mengadakan Teko Nang Jawa-sebuah proyek diplomasi publik-dengan melakukan perjalanan darat sekitar 1.000 km dari Jakarta sampai Surabaya menggunakan bus tur untuk mempromosikan kebudayaan Korea.

Dalam rangka memeriahkan proyek tersebut, serangkaian acara kebudayaan Korea akan digelar di 5 kota. Yakni di Jakarta, Cirebon, Brebes, Solo, dan Surabaya. Proyek diplomasi ini rencananya berlangsung mulai 2-7 September 2019.


Proyek tersebut diluncurkan Kedutaan Besar Republik Korea menjelang periode kedua Pemerintahan Presiden Joko Widodo Republik Indonesia dan perhelatan ‘KTT Peringatan ke-30 Kerjasama KOREA-ASEAN’ pada November mendatang.

Delegasi Teman Korea atau Teko membawa tujuan agar semakin banyak masyarakat Indonesia yang mengenali dan menggemari budaya Korea. Terutama untuk masyarakat di Pulau Jawa, yang berpopulasi 140 juta jiwa, separuh dari total penduduk Indonesia.

Melalui proyek ini, Kedutaan Besar Republik Korea berharap dapat mengimplentasikan gagasannya: ‘menelusuri seluruh penjuru daerah di Indonesia’. Proyek yang dipimpin oleh Duta Besar Kim Chang-beom ini diharapkan bisa memperluas kerja sama antarmasyarakat dan mempererat hubungan kerja sama kedua negara khususnya dengan kota-kota besar di Pulau Jawa.

Teko Nang Jawa memiliki arti istimewa, karena masyarakat di kota-kota yang dikunjungi akan ikut serta dalam berbagai acara kebudayaan Korea di tempat tinggal mereka seperti yang sering dilakukan di Jakarta dan kota-kota sekitarnya. Mulai dari masakan Korea hingga informasi pariwisata. Tentunya, masyarakat di Pulau Jawa akan lebih mengenali Negeri Ginseng.

Tak hanya itu, seorang Youtuber asal Korea yang fasih berbahasa Jawa, Jang Hansol (Korea Reomit) ikut dilibatkan dalam proyek Teko Nang Jawa. Hansol akan merekam V-lognya selama perjalanan ini sehingga dapat menarik lebih banyak perhatian dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi milenialnya.

Di dalam bus yang akan dinaiki Duta Besar Kim Chang-beom akan ditempeli poster-poster yang mempromosikan KTT Peringatan ke-30 Hubungan KOREA-ASEAN, Pariwisata Korea, dan K-Food. Sebelum nenyusuri Pulau Jawa, delegasi Teko akan menjelajah Kota Jakarta selama 2 hari, yaitu 31 Agustus dan 1 September. Kemudian, delegasi melanjutkan tur ke kota-kota lainnya melalui Tol Trans Jawa selama 6 hari.

Tidak lupa juga, Kedutaan Besar Republik Korea akan menyajikan makanan Korea seperti tteokbokki(olahan beras dengan saus pedas manis), eomuk(semancam baso ikan Korea) dan lain-lain dalam Food Truck bekerja sama dengan asosasi industri makanan Korea.

Di dalam proyek diplomasi publik tersebut, Kedutaan Besar Republik Korea tidak bekerja sendirian. Kedubes Korsel bekerja sama dengan Korean Cultural Center (KCC), Korea Tourism Oraganization (KTO), aT (Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corp.), dan lain sebagainya.

Sebelum keberangkatannya, Kedutaan Besar Republik Korea membuka kontes Instagram dan Facebook dengan tagar #TeKoNangJawa, #TemanKoreaNangJawa, #loveTeKoNangJawa.

Para warganet diajak untuk memposting di akunnya sendiri dengan tagar tersebut dan tagging @koremb.idn ataupun ke lembaga-lembaga Korea lainnya yang ikut serta dalam proyek ini.

Kerjasama Kedubes Korsel dan PWI dalam kegiatan ini diinisiasi mantan Ketua bidang Luar Negeri PWI Teguh Santosa. Adalah Teguh yang mendorong agar Kedubes Korsel menggandeng PWI dalam pelaksanaan kegiatan itu. Menurut Teguh keikutsertaan PWI dapat mendorong promosi Korsel di masyarakat akar rumput, khususnya kota-kota yang disinggahi rombongan Te Ko Nang Jawa.

Setelah pembicaraan di Pusat Kebudayaan Korea (KCC) di SCBD, Jakarta, pimpinan KCC berkunjung ke kantor PWI di Jalan Kebon Sirih. Dalam pertemuan itu Ketua Umum PWI Atal S. Depari menyambut baik dan menyatakan kesediaannya untuk mendukung diplomasi budaya Korsel.

Atas S. Depari beberapa tahun lalu memimpin delegasi PWI berkunjung ke Seoul dan sejumlah kota di Korea Selatan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya