Berita

Anies saat pidato di Gedung DPRD DKI/RMOL

Nusantara

Soal Pendamping Anies, PKS Jamin Bisa Ketok Palu Wagub DKI Dalam Satu Bulan

KAMIS, 29 AGUSTUS 2019 | 05:41 WIB | LAPORAN:

Wacana pembentukkan Panitia Khusus (Pansus) penentuan Wakil Gubernur DKI Jakarta nampaknya memberikan respons positif. Terbukti Anggota DPRD DKI Farksi PKS Abdurahman Suhaimi meminta agar Pansus itu segera menggelar proses pemilihan Wagub.

Bahkan dalam proses pemilihannya, tidak perlu menunggu waktu yang lama, bisa diselesaikan dalam waktu sebulan saja.

"Kalau perlu satu bulan selesai. Iya," kata Suhaimi digedung DPRD DKI Jakarta di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (28/8).


Suhaimi mengatakan bila pemilihan Wagub yang sudah tidak terisi selama setahun ini harus menunggu Alat Kelengkapan Dewan (AKD) tuntas dibentuk, seperti pimpinan DPRD definitif, ketua komisi, dan ketua fraksi.

Setelah alat kelengkapan dewan siap, maka Pansus baru bisa mulai dan ditindaklanjuti.

"Rasionalnya harus pembentukan alat kelengkapan dewan dulu. Nanti tangal 17 September itu diencanakan ada paripurna yang menghasilkan pimpinan fraksi, ketua. Kalau sudah pembentukan fraksi baru pembentukan AKD (Alat Kelengkapan Dewan) Kalau sudah baru bisa dibentuk pansus," tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyinggung persoalan Wagub yang berlarut-larut seakan tidak terselesaikan. Saat hadiri pelantikan angggota DPRD DKI Periode 2019 - 2024 pada Senin (26/8) lalu, Anies meminta agar anggota dewan yang menjabat pada periode ini segera menuntaskan masalah pemilihan Wagub DKI.

"Saya berharap mudah-mudahan nanti dewan memasukkan agenda pemilihan wakil gubernur sebagai salah satu agenda awal di masa tugasnya. Dua nama sudah disampaikan kepada dewa. Kita tunggu dewan memprosesnya lebih cepat lebih baik," kata Anies.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya