Berita

Lukas Enembe/Net

Nusantara

Ditolak Berkunjung, Gubernur Papua Lukas Enembe: Mungkin Mahasiswa Masih Emosi

RABU, 28 AGUSTUS 2019 | 07:40 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Gubernur Papua Lukas Enembe akan melakukan menjadwalkan ulang pertemuan dengan mahasiswa Papua yang menghuni asrama Jalan Kalasan Surabaya pasca ditolak kedatangannya.

"Ya jadi mungkin kita tidak koordinasi baik akhirnya kita ditolak seperti itu. Kita akan reschedule untuk ketemu dengan mereka,” kata Lukas Enembe saat konpres dikutip Kantor Berita RMOLJatim di Hotel Dafam, Surabaya, Selasa (27/8).  

Enembe menambahkan, tidak hanya dirinya yang ditolak. Saat ke Surabaya, pihaknya bersama dengan para orangtua mahasiswa.


"Bahkan ortunya mereka di sini, benar-benar dia (mahasiswa) tidak mau keluar. Jadi ini mungkin terlalu emosi, terlalu cepat,” kata Enembe.

Sejak insiden 9 hari lalu, mahasiswa papua yang berada di Jalan Kalasan Surabaya, masih menutup diri.

Puluhan mahasiswa asal Papua itu bahkan menolak kedatangan Gubernur Provinsi Papua Lukas enembe yang berkunjung, Selasa (27/8).
Para mahasiwa itu menunjukkan sebuah tulisan kepada Lukas tentang penolakan pihak yang datang berkunjung.

"Baca ini baca ini," tegasnya. Dalam spanduk yang ditunjuk oleh mahasiswa asal Papua itu tertuliskan "Siapapun yang datang kami tolak".

Para mahasiswa itu bahkan menggebrak gerbang asrama dan berani mengusir Lukas.  Mereka tampak emosional saat melihat kedatangan politisi Demokrat itu.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya