Berita

Lukas Enembe/Net

Nusantara

Belum Kondusif, Papua Mundur Sebagai Tuan Rumah POPNAS Dan PEPARPENAS

SABTU, 24 AGUSTUS 2019 | 10:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Gubernur Papua Lukas Enembe menyatakan ketidaksiapan Papua sebagai tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) ke XV tahun 2019 dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) IX tahun 2019.

Pernyataan tersebut tertulis dalam surat nomor 426.3/9676/SET perihal permohonan pemindahan penyelenggaraan pelaksanaan POPNAS dan PEPARPENAS.

POPNAS dan PAPERPENAS akan diselenggarakan di Kota Jayapura, Papua pada bulan Oktober 2019 mendatang. Dua perhelatan ini tertuang dalam surat Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga 72/2018.


POPNAS dan PEPARPENAS tahun ini juga merupakan uji coba venue-venue untuk penggunaan PON XX dan PEPARPENAS XVI tahun 2020.

Gubernur Papua Lukas Enembe mencatat enam kendala Papua yang ditunjuk sebagai tuan rumah perhelatan olahraga pelajar se-Indonesia tersebut. Salah satunya perihal keamanan di Papua yang khawatirkan untuk para atlet.

"Kondisi keamanan secara umum di Papua, serta secara khusus di Jayapura dengan mempertimbangkan aspek kenyamanan atlet peserta POPNAS dan PEPARPENAS yang belum stabil paska terjadinya demonstrasi besar-besaran masyarakat Papua berkaitan kejadian di Surabaya dan Malang, rentang waktu yang terbilang dekat dengan pelaksanaan POPNAS dan PEPARPENAS yang menjadi pertimbangan yang sangat penting bagi kami," tulis Lukas Enembe dalam surat tertanggal 20 Agustus tersebut, Sabtu (23/8).

Selain itu, Papua juga tidak bisa menjamin bisa memberikan fasilitas yang memadai untuk para atlet POPNAS dan PEPARPENAS.

"Technical deligate dari cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam POPNAS dan PEPARPENAS juga kesulitan memberikan jaminan ketersediaan peralatan yang dibutuhkan," tambahnya.

Dekatnya waktu persiapan perhelatan POPNAS dan PEPARPENAS, Pemprov Papua tidak menyanggupi lantaran kondisi Papua yang belum kondusif.

"Dengan mengacu pda waktu pelaksanaan POPNAS dan PEPARPENAS yang sudah dekat serta tidak memadainya dukungan venue yang ada. Dengan ini kami sampaikan tidak siap melaksanakan POPNAS XV dan PEPARPENAS IX tahun 2019," ungkapnya seperti dlam surat itu.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya