Berita

Bupati Eka dan Mendes Eko/Net

Nusantara

Di Hadapan Mendes, Bupati Eka Janji Bangun Pertanian Berbasis Wisata

JUMAT, 23 AGUSTUS 2019 | 02:37 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tabanan merupakan lumbung pangan bagi Pulau Bali, sehingga pemerintah daerah fokus pada membangun sektor pertanian.

Begitu penjelasan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, saat menyambut kedatangan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, di Banjar Dinas Singin, Selemadeg, Kamis (22/8). Sekaligus untuk menyerahkan sembilan item bantuan di kecamatan tersebut.

Bupati Eka menjelaskan bahwa alam di Tabanan sangat mendukung untuk sektor pertanian. Untuk itu, ke depan akan dibangun sektor pertanian yang berbasis pariwisata untuk menggaet para wisatawan yang datang di Bali.


“Kami bersyukur mempunyai alam yang kaya,” ucap Bupati Eka dalam keterangan tertulisnya.

Dia yakin pembangunan dari pinggiran, khususnya pedesaan, bisa mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan di Tabanan. Selain itu, pembangunan dan pemberdayaan untuk peningkatan kapasitas masyarakat juga akan semakin cepat.

“Kami punya petani, nelayan juga ada peternak, maka dari itu kami bentuk BUMDes di Kabupaten Tabanan. Dengan tujuan bisa menampung, dan memasarkan prroduk-produk lokal yang merupakan produksi dari masyarakat Tabanan,” urainya.

“Kalau Desa sudah makmur, tentunya kecamatan dan kabupaten kecipratan majunya,” tutup Eka.

Penjelasan Bupati Eka membuat Menteri Eko takjub. Menurutnya, Eka memiliki energi yang besar sehingga mampu membuat Tabanan maju dengan cepat.

“Saya haturkan puji dan syukur, Saya bisa berkenalan dengan Bupati dan seluruh jajaran Pemkab Tabanan,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, dia hanya berpesan kepada Bupati Eka agar dalam membangun kawasan pertanian berbasis pariwisata memiliki inovasi dan terobosan-terobosan baru. Seperti yang dilakukan oleh desa-desa yang telah sukses memadukan sektor pertanian dengan pariwisata.

“Saya yakin Tabanan bisa lebih maju. Pariwisata memang paling cepat mendapatkan pendapatan bagi desa,” tegasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya