Berita

Rakorsus Tingkat Menteri membahas Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2019/RMOL

Nusantara

Termasuk Beri Insentif Petugas, Ini Langkah Pemerintah Tangani Karhutla

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 | 08:38 WIB | LAPORAN:

Sejumlah langkah strategis tengah disiapkan Pemerintah untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Termasuk memberikan insentif bagi personel yang bekerja di lapangan.

Untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Pemerintah pun mengadakan Rakorsus Tingkat Menteri yang dipimpin Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto. Dalam Rakorsus tersebut dihasilkan beberapa poin penting.

Wiranto menyampaikan, dalam menyikapi kebakaran hutan dan lahan pada tahun ini, Pemerintah sudah menyiapkan beberapa langkah strategis. Pertama adalah dengan melakukan hujan buatan. Namun untuk merealisasikan hal tersebut dibutuhkan ketersediaan awan.


"Tapi hujan buatan ini tergantung BMKG. Ramalan cuaca itu apakah ada awan? Sebab hujan buatan tanpa awan itu enggak mungkin. Ada pesawat, ada garam, ditabur di langit, enggak ada awan ya percuma. Paling tidak harus diusahakan 70 persen awan itu ada," ungkapnya di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Rabu (21/8).

Kedua adalah melalui penegakkan hukum. Wiranto menyayangkan saat ini para penegak hukum kurang tegas dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang disebabkan oknum pembakar hutan liar.

Selain itu Wiranto juga mengaktifkan pasukan kebakaran hutan dan lahan. Baik dari Pemda, TNI, Polri, yang kini sudah siapkan untuk mengantisipasi

Kemudian dari segi pendanaan. Dalam mengantisipasi karhutla Pemerintah telah mengambil kebijakan khusus.

"Masalah pendanaan sudah ada kebijakan, sepakat soal pengeluaran dana dilakukan saat dinilai harus ada tanggap darurat. Harus jelas apa dasarnya, apa kriterianya, apa ukurannya. Sehingga bisa menggunakan biaya tanggap darurat," tuturnya.

Selain itu, Pemerintah juga akan memberikan insentif kepada personel penanggulangan Karhutla. Setiap personel mendapat insentif Rp 145 ribu perhari. Saat ini total jumlah personel yang dilibatkan mencapai 23 ribu orang. Termasuk  pasukan BNPB sejumlah 9 ribu personel.

"BNPB saja 9 ribu orang. Di lapangan, sehari segitu biayanya, ini biaya besar ya. Oleh karena itu kita harapkan agar bisa segera ditanggulangi," harapnya.

Diketahui dalam Rakorsus ini hadir Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Menteri Sosial Agus Gumiwang, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, dan beberapa pejabat terkait lainnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya