Berita

Arief Poyuono/Net

Publika

Cerita Arief Poyuono Saat Tinggal Di Papua

RABU, 21 AGUSTUS 2019 | 13:48 WIB

DULU tahun 1989-1993, saya banyak tinggal di Papua. Saya sempat tiga tahun tinggal di dekat rumah Om Theys di Sentani, karena memang mess PT Merpati Nusantara Airlines itu dekat dengan rumah Om Theys.

Di tempat saya tinggal kebetulan tinggal satu keluarga Papua yang mengurus mess kami.

Dan mereka punya anak laki-laki kira-kira berumur 14 tahun dan duduk di kelas 1 SMP yang sering mengobrol dengan saya dan belajar dengan saya kalau dia punya PR dari sekolah.


Suatu hari ketika kami mengobrol, saya bertanya pada anak Papua tersebut, "Ade apa kau pu cita-cita nanti jika kau sudah lulus sekolah mu?"

Lama dia tidak menjawab pertanyaan saya, seakan akan berpikir jauh dia. Tiba dia menjawab dengan singkat, "Kaka sa ta punya cita-cita.."

Kaget bukan main saya dengan jawaban ade Papua yang satu ini. Kemudian saya bertanya kembali, "Ade kenapa kau ta pu cita-cita, kau sudah sekolah dan kau pandai?"

Lalu dia balik menjawab serta bertanya pada Saya, begini katanya, "Kaka sa mau tanya adakah orang Papua jadi lurah atau camat atau bupati atau gubernur atau menteri di Jawa atau di Papua?"

Saya begitu terkejutnya dengan pertanyaan anak Papua yang masih duduk di SMP tersebut.

Dan saya berpikir benar juga adik Papua satu ini. Saya mulai berpikir politik Indonesia harus ada perubahan agar anak-anak Papua punya cita-cita?

Nah, sekarang setelah rezim Suharto tumbang, semua anak-anak Papua sudah bisa mengejar dan mengapai cita-citanya. Ada yang jadi lurah, camat, kepala daerah dan menteri.

Camkan baik-baik, Papua adalah saudara kita, saudara se-Tanah Air Kita. Mari hargai mereka semua.

Arief Poyuono

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya