Berita

Syarif/Net

Nusantara

Kalau Nggak Mau Pin Emas, PSI Boleh Pakai Pin Kayu

RABU, 21 AGUSTUS 2019 | 02:38 WIB | LAPORAN:

Pin emas bagi anggota DPRD DKI Jakarta sempat dipermasalahkan partai pendatang baru di Kebonsirih, PSI. Menurut mereka pengadaan pin yang menelan anggaran hingga Rp 1,3 miliar merupakan pemborosan anggaran.

Keberatan Grace Natalie cs itu langsung ditanggapi oleh Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Syarif. Dia mengimbau kepada politisi PSI yang menjadi anggota DPRD DKI untuk menggunakan pin dari bahan kayu jika keberatan dengan yang diberikan.

"Kalau PSI enggak pakai emas boleh, PSI sendiri mau pakai kayu? Boleh," kata Syarif saat ditemui di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (20/8).


Menurutnya, PSI bisa saja menolak pengadaan pin emas di periode selanjutnya. Caranya, melalui usulan fraksi yang disampaikan ke pimpinan dewan.

Namun untuk anggaran Rp 1,3 miliar yang dicanangkan, itu sudah tak bisa direvisi kembali.

“Udah ketok palu. Saya ikutin kepatutan aja. Kalau PSI engak pakai emas boleh. Ada peraturan Permendagrinya," tuntasnya.

Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Rian Ernest Tanudjaja sempat mengutarakan ketidaksetujuan DPRD DKI Jakarta menganggarkan Rp 1,3 miliar untuk pengadaan pin emas anggota. Menurutnya, pengadaan itu sebatas penghambur-hamburan uang.

"Kami PSI menolak pernghamburan uang yang tidak perlu," tutup politisi Gerindra itu.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya