Berita

Kerusuhan di Manokwari, Papua Barat/Net

Nusantara

Rusuh Di Papua Bukan Cuma Soal Rasisme, Tapi Kekecewaan Yang Memuncak

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 | 15:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kerusuhan yang terjadi di Kota Manokwari, Papua Barat bukan hanya dipicu ucapan rasisme di Surabaya, melainkan puncak kekecewaan masyarakat Papua terhadap pemerintah yang gagal membangun kesejahteraan.

Menurut pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, pemerintah seakan lupa ada kekecewaan yang lebih besar yang dialami masyarakat di Papua.

"Ya kalau boleh dibilang ini ya ujung dari beberapa kejadian yang memperkuat kegusaran mereka. Bisa dibilang hari ini kita gagal melihat perspektif Papua yang berbeda, kita lupa masih ada kekecewaan, persoalan-persoalan kemanusiaan yang menurut masyarakat Papua sendiri belum beres," ucap Khairul kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (20/8).


Sehingga, kata Khairul, kerusuhan yang terjadi di Manokwari merupakan puncak dari kekecewaan yang telah menebal sejak lama.

Atas dasar itu, pemerintah maupun masyarakat tidak bisa hanya bereaksi tanpa mengetahui duduk persoalan yang dialami oleh masyarakat di Papua.

"Saya kira kejadian kemarin mestinya menjadi pelajaran juga bagi kita semua bagaimana merespons persoalan-persoalan ini," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya