Berita

Tumpukan sampah di Serpong Utara/RMOLBanten

Nusantara

Warga Serpong Langganan ISPA Karena Sampah Setinggi 5 Meter

JUMAT, 16 AGUSTUS 2019 | 01:33 WIB

Bau busuk dari tumpukan sampak liar yang berjarak sekitar 20 meter dari perumahan Laverde, CLuster Viver Jelupang, Jalan Buaran Timur, Jelupang, Serpong Utara Tangerang Selaatan dikeluhkan warga sekitar.

Selain bau busuknya, sampah setinggi 5 meter ini juga sering kali terbakar dengan sendirinya karena mengandung gas metan.

Hendro, warga sekitar mengatakan bahwa asap dari pembakaran tersebut mengakibatkan anak-anak menjadi terkena demam dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)


"Tetangga saya anaknya kena ISPA sampai nangis batuk-batuk, itu karena setiap malam nyengat sekali bau sampah dan asap pembakarannya. Kalau tidak salah ada dua anak yang demam," ujarnya, Rabu (14/8).

Hendro mengaku bahwa tumpukan sampah tersebut sudah lama berada di sana. Sampah tersebut berasal dari ulah mobil dan truk di sana yang kerap membuang sampah di lokasi tersebut.

Selain bau dan asap, sampah tersebut juga mengakibatkan banyaknya lalat yang berterbangan.

Dilansir Kantor Berita RMOLBanten, Kasi Persampahan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Tangsel, Rastra Yudatama mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan langkah-langkah untuk mengurangi asap sampah tersebut.

"Sedang dipapar sampahnya mencari dan mengurangi asap dan titik api. Intinya kami sudah melakukan langkah-langkah untuk mengurangi asap yang ditimbulkan oleh api yang muncul dari dalam sampah lama di lokasi tanah milik warga," ungkapnya. Laporan: Rivaldy

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya