Berita

Dedi Prasetyo/Net

Nusantara

Mabes Polri Tangggapi Empat Orang Anggotanya Terbakar Saat Amankan Unjuk Rasa Di Cianjur

KAMIS, 15 AGUSTUS 2019 | 20:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Empat personel Polri yang mengamankan jalannya aksi unjuk rasa mahasiswa di depan kantor Bupati Cianjur mengalami luka bakar akibat tumpahan bensin dari masa aksi.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan, empat personel yang terkena luka bakar antara lain, Anggota Bhabinkamtibmas Polres Cianjur Aiptu Erwin; Anggota Sabhara Polres Cianjur Bripda Yudi Muslim, Bripda F.A Simbolon Sabhara Polres Cianjur dan Bripda Anif.

“Aiptu Erwin yang dilarikan ke RS Polri Kramatjati agaknya perlu penanganan ekstra. Kalau yang lain masih dapat dirawat di Bandung dan kondisi masih stabil,” kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (15/8).


Adapun ketiga personel lain, dua dilarikan ke RS Hasan Sadikin Bandung dan satu dilarikan ke RS Sartika Asih Polda Jawa Barat.

Aksi demonstrasi yang berakhir ricuh itu sempat membakar sebuah ban tepat di depan pintu masuk kantor Bupati Cianjur.

Adapun kelompok massa aksi dari Organisasi Kepemudaan (OKP) yang merupakan gabungan dari beberapa organisasi mahasiswa diantaranya, DPC GMNI Cianjur, PC PMII Cianjur, HMI Cabang Cianjur, HIMAT, CIF, DPC IMM Cianjur dan PD Hima Persis Cianjur.

Dalam aksinya mereka menuntut kejelasan program strategis Cianjur Jago, belum tegaknya kesejahteraan rakyat di Cianjur, minimnya lapangan pekerjaan, belum terlaksananya reforma agraria untuk wujudkan kedaulatan pangan, belum terciptanya kesejahteraan ekonomi rakyat.

Dan terjadi kapilatisasi di sektor pendidikan, ketidakberpihakan Pemerintah Daerah (Pemda) Cianjur untuk kepentingan rakyat.

“Informasi dari Polda Jabar, sekitar 10 orang diamankan dan yang lainnya masih penyelidikan dan penyidikan,” pungkas Dedi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya