Berita

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Gatot Edy Pramono/RMOL

Nusantara

Kapolda Metro Akan Tambah Personel Di Polres Bandara Soetta

KAMIS, 15 AGUSTUS 2019 | 15:35 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Dalam kunjungan kerja Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Gatot Edy Pramono hari ini, dia memberikan beberapa arahan agar dilakukan pengkajian terhadal kemungkinan menambah jumlah personel Polres Kota (Polresta) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Jakarta, Di Tangerang Banten.

Saat ini, Polres Bandara Soetta baru memiliki 500 personel.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolda Metro saat melakukan kunjungan kerja ke Mapolres Bandara Soetta, Kamis pagi (15/8).


Dalam pengkajian tersebut, kata Gatot, jangan sampai salah sasaran, sehingga harus benar-benar dikaji apakah yang perlu ditambah adalah personel Lalu Lintas, Reskrim ataupun anggota kantor yang menjalankan administrasi.

Dengan adanya penambahan personel, lanjut Gatot, diharapkan Polresta Bandara Soetta bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Terlebih karena Bandara Internasional Soekarno-Hatta merupakan salah satu objek vital nasional.

Dalam kunjungan kerjanya hari ini, Kapolda Metro juga memuji terobosan pelayanan Kapolresta Bandara Soetta yakni Jempol Sijari (Jemput Bola SKCK Instansi jadi sehari dan Promise (Program Kemitraan Melalui Sentuhan).

"Di wilayah ini termasuk juga dari pelayanan publik sudah ada inovasi seperti yang namanya Jempol Sijari dan Promise yang merupaka  suatu terobosan dan masih banyak lagi nanti bisa dilakukan inovasi-inovasi baru yang semuanya adalah untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," ungkap Kapolda.

Dalam kunjungan kerjanya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Edy didampingi Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Pol Victor Togi Tambunan.

Usai memberikan pengarahan kepada pejabat Polresta Bandara Soetta, Kapolda mengecek ruangan Posko Operasi dan Media serta Ruangan Pelayanan SKCK.

"Ini adalah kunjungan kerja yang memang sengaja kita lakukan yang pertama adalah kita melihat dari pada kesiapan Polres Bandara Soetta ini untuk mengantisipasi berbagai gangguan- gangguan keamanan yang ada yang terjadi di wilayah bandara Soetta," pungkas Gatot.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya