Berita

Sejumlah pengunjuk rasa Hong Kong meminta maaf karena telah bikin kacau bandara/Net

Dunia

Sempat Bikin Kacau Bandara, Pengunjuk Rasa Hong Kong Minta Maaf

KAMIS, 15 AGUSTUS 2019 | 11:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sejumlah pengunjuk rasa kembali mendatangi Bandara Internasional Hong Kong pada Rabu (14/8) kemarin. Namun, kali ini mereka bukan untuk melakukan aksi. Melainkan untuk meminta maaf kepada wisatawan karena kekacauan yang terjadi di bandara beberapa hari lalu.

"Kami benar-benar minta maaf tentang apa yang terjadi kemarin. Kami putus asa. Mohon terima permintaan maaf kami," demikian tulisan salah satu spanduk yang dipegang oleh dua orang wanita pengunjuk rasa.

Walaupun bertujuan damai dan telah meminimalikan potensi kerusakan, namun aksi pengunjuk rasa prodemokrasi di Bandara Hong Kong beberapa hari lalu memicu bentrok dengan pihak kepolisian. Akibat kekacauan tersebut, perjalanan udara selama dua hari dibatalkan secara massal.


Diketahui pada Senin (12/8) dan Selasa (13/8), ribuan pengunjuk rasa menduduki Bandara Hong Kong. Suasana bandara pun menjadi kacau dan berakibat ratusan jadwal penerbangan harus dibatalkan.

Hingga Selasa malam, kekacauan masih terjadi di bandara tersebut. Bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa kembali terjadi, membuat sejumlah pengunjuk rasa ditangkap polisi.

Setelah bentrokan terjadi, kondisi bandara pun sangat kacau. Beberapa properti di dalam bandara mengalami kerusakan.

Pengadilan Hong Kong pun memberikan perintah untuk membersihkan bandara dengan segera. Beberapa pengunjuk rasa dan polisi pun sempat ikut membantu membersihkan bandara.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya