Berita

Kemlu ingatkan WNI di Hong Kong untuk terus meng-update kabar soal jadwal penerbangan/Net

Dunia

Kondisi Hong Kong Masih Panas, Kemlu Keluarkan Imbauan Khusus

SELASA, 13 AGUSTUS 2019 | 11:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu) mengeluarkan imbauan terkait kondisi yang terjadi di Hong Kong saat ini. Kemlu mengimbau bagi Warga Negara Indonesia yang berencana terbang ke luar Hong Kong hari ini atau beberapa hari ke depan segera menghubungi agen perjalanan atau maskapai penerbangan untuk memastikan kembali status jadwal mereka.

Hal tersebut disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri RI melalui laman resminya, Senin (12/8).

Selain itu, Kemlu juga menyarankan kepada WNI di Hong Kong untuk mencari alternatif tempat tinggal sementara, sampai mendapatkan kepastian jadwal penerbangan berikutnya. Termasuk terus memonitor status jadwal penerbangan melalui laman resmi Bandara Internasional Hong Kong dan maskapai penerbangan masing-masing.


Kemlu juga menginfokan bahwa tansportasi di sekitar bandara masih mengalami gangguan. Sehingga WNI harus tetap tenang sampai moda transportasi berjalan kembali normal.  

Mengingat tingginya ketegangan di Hong Kong saat ini, Kemlu terus memonitor perkembangan status Hong Kong terkini dan terus memberikan update di laman resminya dengan tagline 'Negara Melindungi'. Kemlu mengingatkan agar WNI tidak ikut bergabung atau mendekati para pengunjuk rasa.

Diketahui, pada Senin (12/8), Bandara Hong Kong sempat lumpuh dan membatalkan seluruh penerbangan akibat aksi unjuk rasa yang melibatkan ribuan orang prodemokrasi menduduki aula keberangkatan.

Sementara pada hari ini (Selasa, 13/8), meski bandara sudah mulai beroperasi namun lebih dari 300 penerbangan dibatalkan karena gangguan sistem akibat pembatalan kemarin.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya