Berita

Arief Poyuono/Net

Politik

Ini Pandangan Bijaksana Arief Poyuono Tentang Penumpang Gelap Di Gerindra Cuma Isapan Jempol Saja

SELASA, 13 AGUSTUS 2019 | 11:09 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Tidak ada yang namanya penumpang gelap di tubuh Partai Gerindra. Semua yang ikut dalam kendaraan besar Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terdaftar di dalam manifest.

Begitu ditegaskan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono dalam perbincangan dengan redaksi barusan, Selasa (13/8).

“Sekarang mereka semua sudah kembali ke tempat masing masing karena tujuannya sudah sampai dan sudah selesai. Yaitu KPU sudah menetapkan pemenang pilpres yaitu Joko Widodo dan Maruf Amin,” ujar Arief Poyuono.


“Jadi isu penumpang gelap itu cuma isapan jempol saja yang sengaja dilontarkan orang-orang yang lagi dapat untung gede dari perhelatan pilpres,” sambungnya.

Arief Poyuono dengan bijak mengajak semua pihak, termasuk teman-temannya sendiri, untuk tidak saling memojokkan satu sama lain, apalagi dengan menyebarkan tudingan dan isu murahan penumpang gelap.

“Kasihan relawan-relawan Prabowo-Sandi yang sukarela dan ikhlas berjuang dianggap penumpang gelap.  Lha wong relawan Prabowo-Sandi juga uga sudah move on kok, dan sudah kembali beraktifitas non politik,” demikian Arief Poyuono.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya