Berita

Anies Baswedan meninjau lokasi olahan daging kurban/Twitter

Nusantara

Anies Baswedan Tinjau Lokasi Program Dapur Qurban Di Hotel Borobudur

SENIN, 12 AGUSTUS 2019 | 19:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau lokasi proses pengolahan daging kurban di Hotel Borobudur, Senin (12/8). Pemprov DKI menggandeng chef hotel bintang lima untuk mengolah daging kurban menjadi hidangan siap saji bagi warga kurang mampu.

Executive Sous Chef Hotel Borobudur Jakarta, Made Sandy mengungkapkan, pihaknya menerima 260 kilogram daging sapi. Kemudian diolah menjadi rendang bercitarasa hotel bintang lima, dan disajikan menjadi 800 kotak.

"Daging sapi diterima oleh Hotel Borobudur Jakarta dengan kondisi bersih dan kemudian dipotong, diolah, dimasak, serta dikemas oleh tim dari Chef yang berjumlah 25 orang," tutur Sandy, Senin (12/8).


Anies Baswedan meninjau lokasi pengolahan Senin (12/8) pagi. Ia datang ditemani General Manager James Costa, Hotel Borobudur Jakarta. Anies Baswedan menilik secara langsung ke dalam dapur Hotel Borobudur Jakarta sebagai tempat memasak dan mengolah daging sapi yang telah dipersiapkan.  

Anies memeriksa kotak pembungkus makanan untuk memastikan kemasan makanan berasal dari bahan yang dapat didaur ulang. Diketahui, pada perayaan Idul Adha tahun ini, Pemprov DKI menggaungkan kebijakan hindari sampah plastik untuk kemasan daging kurban.

Setelah siap disajikan, tim Pemprov DKI Jakarta menyalurkan ke warga kurang mampu di daerah kebon Sirih, Tanah Tinggi dan Kampung Melayu. Makanan siap saji dari daging kurban itu juga diawasi oleh Asosiasi Profesi Keamanan Pangan Indonesia (APKEPI).

"Seluruh proses, mulai dari pengiriman, pemotongan, pengolahan, pengemasan, hingga penyaluran daging sapi ke warga dipastikan mutu dan keamanannya. Pada kotak kemasan pun dicantumkan batas waktu yang disarankan untuk mengkonsumsi setiap hidangan," demikian keterangan tertulis yang diterima awak media Senin (12/8).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya