Berita

Pasukan Khusus Australia/Net

Dunia

Ingin Menonjol Di Pasifik, Kopassus Australia Digelontori 340 Juta Dolar AS

SENIN, 12 AGUSTUS 2019 | 13:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Australia direncanakan akan menghabiskan 500 juta dolar Australia atau sekitar 340 juta dolar AS untuk meningkatkan kapabilitas pasukan khususnya.

Gelontoran dana ini merupakan tahap pertama dari total rencana 20 tahun investasi pertahanan sebesar 3 miliar dolar AS.

Investasi pertahanan tersebut dikatakan sebagai respon terhadap berbagai insiden keamanan dalam negeri beberapa tahun terakhir. Termasuk, sebagai upaya Australia untuk memainkan peran yang lebih menonjol di Pasifik, di mana China juga mencari pengaruh yang lebih besar.
 

 
"Adalah kepentingan nasional Australia untuk memiliki Indo-Pasifik yang merdeka dan berdaulat di mana semua bangsa di bagian dunia ini dapat bergerak bebas sesuai dengan aturan hukum dan masing-masing negara tersebut dapat mengejar minat mereka," ujar Perdana Menteri Scott Morrison di Holsworthy Army, Sydney, sebagaimana diberitakan The Strait Times (Senin, 12/8).

Pemerintah mengatakan pengeluaran pertahanan Australia mencapai 2 persen dari PDB tahun fiskal yang berakhir pada Juni 2021. Hal tersebut diperkuat dengan data Bank Dunia yang menunjukkan pengeluaran militer Australia sebesar 1,89 persen dari PDB tahun 2018.

PM Morrison juga mengatakan bahwa peningkatan investasi merupakan tujuan Australia untuk fokus pada wilayah Indo-Pasifik seperti yang diuraikan dalam Buku Putih Pertahanan Australia yang dirilis tahun 2016.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya