Berita

Azrul Tanjung (kiri) saat panen kopi plaga/Net

Nusantara

Pinbas MUI Bakal Bantu Proses Sertifikasi Halal Kopi Plaga

MINGGU, 11 AGUSTUS 2019 | 19:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Direktur Pusat Inkubasi Bisnis (Pinbas) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Azrul Tanjung menyaksikan langsung Panen Raya Kopi di Banjar Semanik Sari, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, pada Jumat (9/8) lalu.

Kopi plaga merupakan salah satu komoditas yang berhasil menembus pasar dunia. Bahkan sudah menjadi salah satu kopi yang dipakai gerai Starbucks.

Lewat panen raya yang difasilitasi Coop Coffee Kementerian Koperasi, Azrul menilai akan membantu proses sertifikasi halal kopi plaga.
 

 
“Jadi sebenarnya tidak begitu sulit memberikan sertifikasi halal. Karena sumber bahan bakunya jelas, prosesnya jelas dan hasilnya juga jelas. Sehingga dalam waktu dekat, insyaallah kita akan fasilitasi teman-teman ini untuk mendapatkan sertifikasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (11/8).
 
Azrul yang juga menjabat Ketua Komisi Ekonomi Pemberdayaan Ekonomi Umat (KPEU) MUI Pusat menjelaskan, pentingnya pemahaman halal. Karena halal bukan hanya semata lepas dari sesuatu yang haram, tetapi juga sesuatu yang dihasilkan dari bahan baku dan proses yang berkualitas.

“Kenapa penting kita bicara halal, nah halal ini tidak semata-mata lepas dari sesuatu yang haram tetapi juga proses dan kualitas. Dalam Islam disebut dengan halalal toyibah, nah dalam halalan toyibah ini menunjukkan kualitas,” sambungnya.

Lebih lanjut, Azrul mengapresiasi gelaran panen raya yang digelar Coop Coffee Kementerian Koperasi, melalui Deputi Pembiayaan. Sebab ada edukasi yang dilakukan kepada petani, sehingga kopi yang dihasilkan bisa tembus pasar internasional. Apalagi, ada komitmen untuk memfasilitasi petani kopi plaga agar menjadi kopi global.
 
“Kita ingin mengedukasi agar masyarakat Indonesia tidak hanya menikmati kopi yang tidak hanya enak tetapi kopi yang berkualitas tinggi,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya