Berita

Nicolas Maduro/Net

Dunia

Tuding Oposisi Dukung AS, Presiden Venezuela Tarik Delegasi Dari Perundingan Barbados

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 | 22:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menanggapi sanksi yang diberikan Presiden Donald Trump, Presiden Venezuela Nicolas Maduro menarik delegasi dari pembicaraan dengan oposisi di Barbados pekan ini.

Diberitakan DW, pemerintahan Maduro menuduh oposisi telah mendukung 'agresi' yang dlakukan oleh AS terhadap Venezuela dengan membekukan aset pemerintah Venezuela di AS dan menghalangi warga AS untuk melakukan bisnis dengan pemerintahan Maduro.

Juan Guaido yang merupakan 'presiden' sementara yang hanya diakui oleh 50 negara sebelumnya mengatakan bahwa sanksi AS adalah "hukuman bagi mereka yang mencuri dan mendapat untung dari kesengsaraan."


Hal tersebut yang kemudian membuat Maduro melalui Kementerian Informasi Venezuela mengatakan pada hari Rabu (7/8) bahwa pemerintah tidak akan menghadiri putaran pembicaraan yang direncanakan oleh Norwegia dengan oposisi di Barbados pekan ini.

"Presiden Nicolas Maduro telah memutuskan untuk tidak mengirim delegasi Venezuela pada kesempatan ini, karena agresi yang serius dan brutal, yang dilakukan secara licik terus menerus oleh pemerintahan Trump," penyataan Kementerian Informasi.

Menanggapi hal ini, Anggota Parlemen sekaligus Kepala Tim Negosiasi Guaido di Barbados, Stalin Gonzales mengungkapkan bahwa, "Mereka telah mengatakan selama berhari-hari bahwa mereka percaya pada perdamaian dan mekanisme Oslo, tetapi kemudian mereka takut akan adanya kemungkinan perubahan politik."

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya