Berita

Anies Baswedan/RMOL

Nusantara

Kinerja Anies Bakal Semakin Kinclong Jika Didampingi Wagub

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 | 15:08 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Hampir setahun tanpa pendamping, sudah saatnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapatkan pengganti Sandiaga Uno. Dibantu sosok Wakil Gubernur (Wagub) yang tepat diyakini kinerja Pemprov DKI bakal semakin mencorong.  

Pernyataan tersebut datang dari sejumlah pegiat pembangunan Jakarta dalam kesempatan berbeda.

Rezza Shidqi, aktivis Jakarta Loyalis, salah satu Relawan Pemenangan Anies - Sandi saat Pilgub 2017 lalu, menilai, saat ini, kinerja Anies boleh dibilang cukup memuaskan warga DKI yang dipimpinnya.


Akan tetapi, dia meyakini, apabila didampingi seorang wakil yang memiliki kepedulian, kualitas kinerja tinggi dan mampu bersinergi serta saling menguatkan, Jakarta akan lebih cepat lagi 'berlari' mencapai kondisi yang lebih baik.

“Komitmen kita semua tentu kepada kemaslahatan warga Jakarta. Semakin cepat warga mendapatkan kondisi-kondisi terbaik yang bisa difasilitasi Pemprov DKI dan lebih sejahtera, tentu itu pilihan kita,” ujar dia, Kamis (8/8).

Untuk itu, tambah Rezza, Anies membutuhkan pendamping yang tak hanya mengerti dan mampu bekerja, tetapi juga memiliki chemistry yang sama dengannya.

“Samalah seperti saat Anies berduet membina kemaslahatan Jakarta bersama Sandiaga,” kata pria yang mengelola sebuah taman hutan kota di selatan Jakarta itu, 

Melihat kesibukan Anies dalam memimpin Jakarta saat ini, Rezza meyakini, posisi wagub itu urgent untuk segera diisi. Tanpa pendamping, membuat Anies relatif tak lagi punya waktu yang banyak untuk turun dan mendengar aspirasi warga.  

“Padahal salah satu ciri pemimpin yang baik itu adalah banyak mendengar dari orang-orang yang ia pimpin,” kata Rezza.
Dalam kesempatan berbeda, Abdul Azis Kurniawan, pimpinan Laskar Krukut Luhur (Laskaru) - sebuah lembaga partisipasi masyarakat yang bergerak dalam pelestarian ekosistem sungai, juga mengamini pendapat soal urgensi pendamping yang cakap di sisi Anies. Azis bahkan mensyaratkan, sosok Wagub tersebut harus memiliki track record kepemimpinan yang mumpuni di birokrasi serta bersih dari perilaku curang.

Artinya, tambah Azis, DKI Jakarta sama sekali tak boleh memberikan tempat terhormat itu bagi tampilnya seorang petualang politik yang tak jelas kredibilitasnya.

“Pokoknya, wagub nanti itu bukan orang yang pernah punya cela di birokrasi,”kata Azis.

Sejumlah kalangan menilai, kekosongan kursi wagub dalam waktu hampir satu tahun ini, justru merugikan warga Jakarta.

Pengamat politik dan Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago menilai, semakin cepat kursi wagub DKI terisi, akan semakin baik dalam memacu kinerja kepemimpinan Anies.

Terhadap terlunta-luntanya proses pengisian kursi wagub tersebut, pengamat politik Hendri Satrio menilai, Anies seharusnya bisa lebih tegas. Anies seharusnya berani memberikan ultimatum kepada Pansus DPRD DKI untuk mempercepat proses pemilihan wagub.

Hendro tak habis mengerti, mengapa kursi tersebut dibiarkan kosong lama, sementara bila diisi orang yang tepat, akan membuat prestasi Anies memimpin Jakarta kian berkilau.

“Persoalannya, mau tidak Gubernur kasih ultimatum?” tandas Satrio.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya