Berita

Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Megawati: Jangan Mencoba-coba Ilmu Baru, Pancasila Final

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 | 14:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menegaskan kepada seluruh elemen bangsa untuk tidak melupakan sejarah kelahiran Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Megawati menjelaskan,  ada banyak bukti bahwa kemerdekaan Indonesia didapatkan dengan hasil perjuangan para pahlawan. Presiden ke-5 RI itu menyebut tidak ada negara seperti Indonesia yang memiliki banyak taman makam pahlawan.

"Izinkan saya mengingatkan kembali jasa para pahalawan pendiri. Tidak ada negara seperti Indonesia, di setiap daerah ada taman makam pahlawan. Apakah kemerdekaan hanya diberi? Mereka bukti pejuang-pejuang sebelum ada republik ini," tegas Mega, Kamis (8/8).


Megawati mengingatkan, seluruh elemen bangsa untuk mengingat jasa para pahlawan. Semua pihak, kata Mega harus mengerti arti dan makna kemerdekaan yang didapatkan dengan pengorbanan yang besar.

"Jangan setelah menikmati lalu mencoba-coba dengan ilmu baru, paham baru itu tidak cocok, Pancasila final. Bagi saya sudah tidak ada pembicaraan. Final," tegas Megawati.

Hari ini Rabu (8/8) digelar pembukaan Kongres V PDIP tahun 2019. Kongres berlangsung pada 8-11 Agustus dengan tema "Solid Bergerak untuk Indonesia Raya" serta subtema "PDI Perjuangan Menuju Partai Pelopor dan Modern".

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya