Berita

Mark Esper bertemu Shinzo Abe/Net

Dunia

Tour Ke Asia-Pasifik, Menhan AS Temui PM Jepang Shinzo Abe

RABU, 07 AGUSTUS 2019 | 11:15 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Mark Esper telah bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di Tokyo, Jepang, Rabu (7/8).

Ini adalah pertemuan yang pertama kalinya sejak Esper menjabat sebagai Menhan AS bulan lalu.

Esper, merupakan tentara veteran Perang Teluk dan mantan eksekutif kontraktor Raytheon C.


Dia resmi menjadi pimpinan Pentagon pada 23 Juli, untuk mengisi kekosongan selama tujuh bulan yang ditinggalkan akibat pengunduran diri pendahulunya James Mattis.

Esper sedang dalam tour ke kawasan Asia-Pasifik yang mencakup Australia, Selandia Baru, Mongolia, dan Korea Selatan.

Menurut rencana, hari Jumat lusa (9/8), dia dijadwalkan untuk bertemu dengan Menteri Pertahanan Korea Selatan Jeong Kyeong Doo di Seoul.

Keduanya akan membahas tentang keamanan regional, khususnya mengenai uji misil baru-baru ini dilakukan oleh Korea Utara.

Dan khusus mengenai kunjungannya ke Jepang hari ini, Esper kemungkinan akan meminta kepada Pemerintah Jepang mempertahankan pakta berbagi informasi intelijen dengan Korea Selatan, meskipun kini hubungan Jepang dan Korea Selatan merenggang.

Seoul telah mengusulkan untuk menarik diri dari Perjanjian Keamanan Umum Informasi Militer bilateral atau GSOMIA, sebagai tanggapan atas pengetatan kontrol ekspor Tokyo atas beberapa bahan yang penting bagi industri teknologi tinggi Korea Selatan.

Pakta tersebut, yang ditandatangani pada November 2016, yang memungkinkan para tetangga untuk berbagi informasi sensitif mengenai Korea Utara, yang telah meluncurkan apa yang diyakini sebagai rudal balistik jarak pendek empat kali dalam waktu kurang dari dua minggu.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya