Berita

China akan terus melawan upaya penempatan rudal-rudal AS di Pulau Guam/Net

Dunia

AS Akan Simpan Rudal di Pulau Guam, China Minta Dukungan Negara-negara Tetangga

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 | 17:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rencana Amerika Serikat menyimpan sejumlah rudal jarak menengah di Pulau Guam langsung diwaspadai pihak China. Jika rencana tersebut tetap dilakukan, China tak akan tinggal diam dan bisa melakukan tindakan balasan jika terpaksa.

Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh Direktur Pengendalian Senjata dari Kementerian Luar Negeri China, Fu Cong pada Selasa (6/8). Menyusul putusan AS untuk keluar dari perjanjian nuklir (INF) dengan Rusia pada pekan lalu.

"Dan kami (China) juga meminta agar negara-negara tetangga untuk berhati-hati dan tidak mengizinkan AS untuk menyimpan rudalnya," tambah Fu dengan menyebut Australia, Jepang, dan Korea Selatan sebagai negara-negara tetangga yang dimaksud.


Setelah Australia menolak rencana untuk dijadikan tempat penyimpanan rudal-rudalnya pada Senin (5/8), AS kini tampaknya akan mengalihkan 'sasaran' ke Pulau Guam. Sebuah pulau di dekat Filipina, yang merupakan wilayah teritorial AS.

Dalam rangka mengimplementasikan rencananya, Menteri Pertahanan AS, Mark Esper sengaja melakukan 'tur' ke Asia dan Australia untuk mencari wilayah yang cocok untuk dijadikan tempat penyimpanan rudal AS sebagai bentuk konfrontasi terhadap China.

Selain dikarenakan perang dagang, rencana penempatan rudal tersebut merupakan respons AS terhadap niat China untuk bergabung dengan perjanjian nuklir bersama AS dan Rusia. Menurut Federasi Ilmuan Amerika, saat ini China memiliki 290 hulu ledak. Sementara hulu ledak yang dimiliki Rusia mencapai 1.600, dan AS punya 1.750.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya