Berita

Bisnis

Daftar Stasher, Soekarno-Hatta Ranking 98, Paling Tidak Tepat Waktu

SABTU, 03 AGUSTUS 2019 | 07:15 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng, Tangerang, Banten, secara umum menempati posisi ke-98 dalam daftar yang berisi 106 bandara di dunia. Namun tercatat sebagai bandara yang paling sering ngaret. Untuk urusan ini, dalam daftar itu Soetta mendapat nilai: 0,0.

Daftar bandara “terbaik” tersebut disusun oleh Stasher, sebuah jaringan penyedia jasa penyimpanan koper di bandara.

Ada delapan kategori dalam penilaian Stasher ini. Mulai dari Google Review, lalu Kualitas Restoran dan Makanan, diikuti Akses Belanja, Jumlah Lounge, Ketepatan Waktu, Kualitas Hotel Bandara, Jarak ke Pusat Kota, dan Parkir Paling Murah.


Soetta unggul dan bahkan berada di posisi teratas dengan nilai sempurna, 10,0, untuk kategori Kualitas Restoran dan Makanan. Soetta juga terbilang baik untuk kategori Google Review dengan mengantongi nilai 8,10 dan berada di posisi ke-15.

Biaya parkir di Soetta juga terbilang bagus, dan untuk kategori ini Soetta mendapat nilai 7,57. Lalu untuk  kategori Jarak ke Pusat Kota, Soetta mengantongi nilai 5,02. Untuk Jumlah Lounge, Soetta mendapatkan nilai 4,21, lalu untuk Kualitas Hotel Bandara mengantongi nilai 1,6 dan untuk Akses Belanja hanya mendapatkan 0,54.

Secara umum, bandara kebanggaan rakyat Indonesia ini mendapatkan nilai 4,90 dalam daftar Stasher itu.

Di dalam daftar itu Bandara Sheremetyevo Alexander S. Pushkin di Moskow menempati posisi pertama dengan nilai total 6,50. Adapun Heathrow di London menempati posisi kedua (6,46), diikuti Piarco di Trinidad and Tobago (6,45) dan Suvarnabhumi di Bangkok, Thailand (6,41).

Walau berada di posisi ke-98 dari 106 bandara di dunia, Soetta kelihatannya masih untung. Posisi ini lebih baik daripada Bandara Charles de Gaulle di Paris, Prancis dan Bandara John F. Kennedy di New York, Amerika Serikat yang masing-masing menempati posisi ke-101 dan 102.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya