Berita

Dahnil Anzar Simanjuntak/Net

Politik

Baiknya Dahnil Cek Elektabilitas Dulu Ke Medan

KAMIS, 01 AGUSTUS 2019 | 18:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mulai digadang bakal ikut dalam Pilkada Serentak 2020 di Kota Medan.

Nama Dahnil mencuat seiring keputusan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menunjuknya sebagai jurubicara. Baca: Jadi Jubir Prabowo, Peluang Dahnil Nyalon Di Pilkada Medan Semakin Besar

Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Emrus Sihombing menilai Dahnil memiliki kapabilitas, integritas dan popularitas yang mumpuni untuk berlaga di Pilwalkot Medan.


Hanya saja, Emrus menilai Dahnil perlu memastikan apakah tingkat keterpilihan dan penerimaan masyarakat tinggi kepadanya.

“Elektabilitas dan akseptabilitas saya belum tahu. Saya kira Dahnil perlu tracking dulu ke Medan,” ujarnya kepada Kantor Berita RMOL, Kamis (1/8).

Jika memang memiliki elektabilitas tinggi, Dahnil bisa diusung oleh Gerindra. Sebaliknya, jika masih rendah maka niat itu harus diurungkan.

Sementara mengenai pandangan publik yang menginginkan agar mantan koordinator jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu fokus menjaga Prabowo, Emrus menilai hal tersebut sebagai pandangan yang lumrah.

Prabowo menunjuk Dahnil sebagai jurubicara agar komunikasi dengan pendukung bisa satu pintu, sehingga tidak terjadi miskomunikasi.

Sebab, pasca Prabowo bertemu dengan presiden terpilih Joko Widodo di gerbong MRT dan berkunjung ke kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, tidak sedikit pendukung Prabowo yang kecewa.

“Saya kira berbagai pandangan itu bisa diterima. Tapi sangat tergantung dialog Dahnil dan Prabowo di panggung belakang,” pungkasnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya