Berita

Yenti Garnarsih/Net

Politik

Pansel KPK Salah Jika Kasus Novel Dianggap Tidak Relevan

SELASA, 30 JULI 2019 | 17:39 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Penolakan Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK Yenti Garnarsih membawa kasus Novel Baswedan sebagai bahan ujian seleksi terus menuai polemik.

Pasalnya, kasus penyiraman air keras terhadap Novel itu dianggap masih relevan dengan kinerja KPK dalam memberantas korupsi.

Pakar hukum tata negara Zainal Arifin Mochtar secara tegas menolak jika kasus yang selama dua tahun belum terungkap itu dianggap tidak relevan.


“Kasus Novel sangat jelas berkaitan dengan kerja pimpinan KPK. Jadi kalau ada yang menyatakan itu tidak ada kaitannya, saya rasa tidak benar,” kata Zainal Arifin usai diskusi bertajuk “Menyoal Proses Pimpinan KPK dan Menakar Masa Depan Pemberantasan Korupsi” di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (30/7).

Menurutnya, kasus ini menarik untuk diangkat pada tahapan seleksi capim KPK. Sebab bisa menakar komitmen para calon dalam melindungi para pegawai dari sejumlah ancaman serangan teror. Apalagi, ancaman tersebut kerap menimpa pegawai dan pimpinan KPK.

“Saya pikir menarik untuk disinggung (kasus Novel Baswedan),” pungkas direktur Pukat UGM itu.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Penumpang Melonjak di Libur Sekolah, Whoosh Hadirkan Promo Wisata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57

Razman Dieksekusi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:29

Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Tuding Ada Permainan Oknum DJP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:51

Dari Kandang ke Kanopi Hutan: Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Kembali ke Alam Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45

Perjalanan Tengkar KH Miftachul Akhyar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:52

Punya Integritas, Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34

Terus Meningkat, Mayoritas Publik Tak Puas Kinerja Wapres Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Dikuasai Gaya Hidup, Pasar Indonesia Diincar Asing

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:41

Polisi Tangkap Perantara Jual Beli Sabu 1 Kg di Pasar Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:29

JK Resmikan Pembangunan Masjid Hajjah Yuliana Bekas Kantor Polisi di Melbourne

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00

Selengkapnya