Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Rusuh Di Penjara, 16 Orang Dipenggal Dan 41 Mati Sesak Napas

SELASA, 30 JULI 2019 | 16:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kerusuhan antar geng tahanan terjadi di Penjara Altamira yang terletak di negara bagian Para, Brazil. Kerusuhan berlangsung selama lima jam dan menewaskan sedikitnya 57 orang.

Kepala Penjara Altamira, Jarbas Vasconcelos mengatakan bahwa kerusuhan dipicu oleh sebuah geng yang berusaha mengambil alih komplek tahanan geng lain.

Akibatnya, geng yang dikenal dengan nama Comando Classe A (CCA) membakar sel tahanan milik geng Comando Vermelho (Komando Merah). Berawal dari situ, kerusuhan kemudian menyebar ke komplek tahanan lain.


Sebagaimana dikutip Al Jazeera Selasa (30/7), sebanyak 57 orang tewas akibat kerusuhan. Di mana, 16 orang meninggal dalam keadaaan kepala terpenggal, sementara 41 orang sisanya mengalami sesak napas akibat kebakaran.

Saat ini, otoritas Penjara Altamira masih menyisir lokasi kejadian untuk melihat kemungkinan adanya korban tambahan. Sementara pemerintah Brazil memberikan keterangan bahwa pihaknya akan melakukan investigasi terkait dengan kasus ini.

Kerusuhan yang terjadi di Brazil memang bukan terjadi sekali ini. Sebelumnya pada tahun 2017, terdapat 120 tahanan yang meninggal akibat kerusuhan yang terjadi di penjara di negara bagian utara.

Berdasarkan statistik, Brazil sendiri diketahui memang menjadi negara dengan populasi tahanan terbesar ketiga di dunia, yaitu 726.712 tahanan di tahun 2016. Angka ini membuat sejumlah penjara di Brazil kelebihan kapasitas.

Sehingga tidak mengherankan apabila kerusuhan tahanan yang terjadi dipicu oleh adanya perebutan antar sel. 

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya