Berita

Situasi saat penembakan di Festival Gilroy Garlic/Net

Dunia

Gubernur Terus Pantau Kondisi California Pasca Aksi Penembakan

SENIN, 29 JULI 2019 | 11:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aksi penembakan terjadi di California, Amerika Serikat pada Minggu (28/7) waktu setempat. Aksi tersebut terjadi saat masyarakat sedang melangsungkan Festival Gilroy Garlic di Gilroy, California bagian utara.

Saksi menyebut bahwa suara tembakan mulai pada pukul 17.30 dan berakhir pada 20.30.

Seorang saksi mata, Julissa Contreras mengaku melihat pria berkulit putih menembakkan senapan secara membabi buta.


Senapan pria yang diduga berusia 30 tahunan itu disebut mampu menembakkan tiga hingga empat peluru per detik.

"Aku bisa melihatnya menembak ke segala arah. Dia tidak membidik siapa pun secara khusus. Itu hanya dari kiri ke kanan, kanan ke kiri," ujarnya.

Sementara berdasar laporan NBC Bay Area yang dikutip dari Business Insider, kru ambulans mengatakan bahwa 11 orang terluka akibat aksi tersebut.

Adapun Rumah Sakit Pusat Santa Clara Valley menyebut menangani lima orang yang terluka.

"Dua orang yang terkena luka tembak sakit dan tiga orang lainnya akan segera tiba," ujar jurubicara rumah sakit, Joy Alexiou.

Sementara itu, Gubernur California, Gavin Newsom memastikan pemerintah setempat terus melakukan pemantauan atas situasi yang disebutnya mengerikan tersebut.

"Kami akan mengupayakan penegakan hukum yang berkelanjutan atas situasi yang saat ini sedang berkembang," jelasnya.

Gilroy Garlic Festival sendiri merupakan festival makanan terbesar di AS yang diadakan selama tiga hari. Portal website acara festival tersebut memperlihatkan bahwa terdapat 4.000 orang yang bekerja dan menjadi volunteer.

Hingga berita ini diterbitkan, beberapa video telah diunggah di sosial media yang memperlihatkan orang berlarian ketika aksi ini terjadi.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya