Berita

Refly Harun/Net

Politik

Pengawasan Parlemen Lumpuh Jika Mayoritas Partai Gabung Pemerintah

MINGGU, 28 JULI 2019 | 19:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai-partai koalisi pendukung Joko Widodo-Maruf Amin sudah dominan di parlemen. Namun wacana partai lain bergabung masih mencuat di publik.

Hal ini seiring pertemuan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan presiden terpilih Joko Widodo beberapa waktu lalu. Pertemuan ini kemudian disusul dengan lawatan mantan Danjen Kopassus itu ke kediaman Ketau Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Beragam spekulasi muncul. Salah satunya menyebut rangkaian kegiatan Prabowo tersebut merupakan penjajakan agar Gerindra masuk koalisi.


Menanggapi wacana yang tengah ramai di publik itu, pakar hukum tata negara Refly Haru mengingatkan bahwa Pengawasan DPR dalam sistem presidensial kita tidak efektif. Sebab para anggota DPR tidak bisa bertindak independen.

“Pengaruh partai dan pimpinan partai terlalu dominan,” terangnya dalam akun Twitter pribadi, Minggu (28/7).

Pengawasan parlemen, menurutnya, akan semakin payah jika partai-partai merapatkan diri ke barisan pemerintah.

“Kalau mayoritas partai bergabung ke pemerintah, pengawasan akan lumpuh,” pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya